RanahSuara.id - Bus Trans Padang koridor V dengan rute dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol-Indarung bakal diluncurkan pada Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pada peluncuran tersebut, akan dihadiri oleh Wali Kota Padang Hendri Septa, Direktur Blue Bird, beberapa rekanan dari Jakarta, Pimpinan Cabang BNI dan pejabat Pemko Padang.
Plt Direktur Utama (Dirut) Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), Rico Rahmadian Albert mengungkapkan, ada 10 unit bus Trans Padang yang akan dioperasikan di koridor V tersebut.
“Kami menyediakan 10 unit bus Trans Padang di koridor V. Sementara, halte bus Trans Padang di jalur ini diperkirakan berjumlah 60 unit,” ucap Rico, Rabu (6/7/2022).
Rico menambahan, armada Trans Padang koridor V ini beroperasi setiap Senin-Minggu dari pukul 06.00 hingga 19.00 WIB.
Selain itu terang Rico, kehadiran Trans Padang itu bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kemudahan dalam aksesibilitas.
Kemudian, setiap angkot yang dilalui koridor V ini akan mendapat kompensasi.
“Ini disebut Biaya Kompensasi Peremajaan, angkot ini telah diatur dalam BOK dengan nilai yang sama dengan angkot di koridor lain,” bebernya.
Sebelumnya diberitakan, bahwa pengoperasian Trans Padang di koridor V dan VI bakal berbeda dengan koridor-koridor sebelumnya. Bahkan, tak akan ada lagi halte yang tinggi.
Baca Juga: Arie Untung Dipukul Pegulat MMA Saat Pesan Makanan
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Padang, Jovi Atrios mengatakan, ada sejumlah perbedaan yang akan hadir pada koridor V dan VI, dan yang paling mendasar soal halte yang tinggi.
“Jadi, bus ini akan lebih rendah dari bus-bus yang sebelumnya. Penumpang bisa langsung naik tanpa naik ke tempat yang lebih tinggi, seperti halte yang ada saat ini,” beber Jovi beberapa waktu lalu.
Meskipun tak memiliki halte yang tinggi, menurut Jovi, pihaknya akan tetap menyediakan halte berupa rambu-rambu tempat bus berhenti.
“Meskipun rendah dan bisa naik langsung, tidak bisa sembarangan juga naik turun Trans Padang di koridor itu. Harus tetap naik di rambu-rambu yang telah disediakan,” tuturnya.
Jovi menjelaskan, bahwa untuk tarif, harganya tetap sama dengan koridor lain. Yaitu, Rp1.500 untuk anak-anak dan dan Rp3.000 untuk umum atau orang dewasa.
“Pembayaran juga non-tunai (pakai kartu),” terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni