/
Kamis, 02 Maret 2023 | 22:45 WIB
Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). (Instagram @jokowi)

Ranah.co.id - Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) turut menyinggung terkait aksi pamer kekayaan para pejabat, salah satunya Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya.

Menurut Jokowi, para pejabat itu tidak pantas pamer kekayaan, apalagi di media sosial.

Hal itu disampaikan Jokowi, saat membuka Sidang Kabinet Paripurna terkait Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Awalnya, Jokowi mengaku sempat membaca komentar-komentar masyarakat di media sosial akibat kasus Rafael. Ia turut melihat kekecewaan masyarakat terhadap pejabat yang ternyata hanya sibuk mengumpulkan kekayaan dan memamerkannya di media sosial.

Aksi pamer kekayaan itu dianggap masyarakat tidak sebanding dengan hasil kinerjanya.

"Jangan pamer kekayaan, apalagi sampai dipajang-pajang di IG, di media sosial itu sebuah kalau aparat birokrasi yang sangat tidak pantas," tegas Jokowi.

Berangkat dari itu, Kepala Negara lantas meminta kepada menteri dan kepala lembaga untuk bisa mendisiplinkan bawahannya. Ia juga menyinggung Polri, Kejaksaan Agung dan aparat hukum lainnya untuk membenahi internalnya.

"Kemudian, di Polri maupun di Kejaksaan Agung dan aparat hukum lainnya benahi dulu di dalam, kemudian selesaikan dan bersihkan kementerian atau lembaga lainnya," katanya.

Baca Juga: Miliki Staf Pelatih Berpengalaman, Indra Sjafri Berharap Timnas Indonesia U-22 Tampil Maksimal di SEA Games 2023

Load More