Ranah.co.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov) Sumbar menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi lonjakan arus mudik dan wisatawan pada libur Idul Fitri tahun ini.
Langkah-langkah antisipasi yang dipersiapkan tersebut yaitu mulai dari mengatasi kemacetan, masalah kebersihan serta keamanan dan kenyamanan di destinasi wisata.
Asisten II Setdaprov Sumbar, Wardarusmen mengatakan, salah satu upaya antisipasi yang dilakukan adalah adanya rekayasa lalu lintas jalan satu arah dari Sicincin ke Bukittinggi dan sebaliknya oleh Polda Sumbar bersama Dinas Perhubungan Sumbar.
Kemudian terangnya, ada penguatan peran Pokdarwis di destinasi wisata oleh Dinas Pariwisata. Serta program Green Ramadhan dan penilaian nagari terbersih oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Ia menambahkan, antisipasi kemacetan juga dilakukan di lokasi destinasi wisata dan rumah makan serta pasar. Untuk melaksanakan langkah antisipasi ini, selain melibatkan seluruh OPD dan stake holder juga melibatkan pemerintah kabupaten kota.
"Gubernur Sumbar Mahyeldi telah menyurati OPD Pemprov Sumbar terkait serta bupati dan wali kota, pada 3 April 2023 lalu, agar mengambil kebijakan meningkatkan kelancaran arus barang dan orang serta sarana perhubungan dan transportasi," ujar Wardarusmen dikutip dari situs Pemprov Sumbar pada Jumat (7/4/2023).
"Termasuk juga kebijakan meningkatkan pelayanan pariwisata perdagangan dan meningkatkan pengelolaan persampahan," bebernya.
Sementara itu, terkait kawasan Kelok 9, Wardarusmen mengatakan, Pemprov Sumbar berkoordinasi dengan Pemkab Limapuluh Kota, akan melakukan pengamanan khusus agar tidak ada yang memanfaatkan fly over tersebut untuk selain lalu lintas kendaraan.
Kemudian kepada warga masyarakat, pengelola berbagai destinasi dan rumah makan, Wardarusmen mengingatkan agar memberikan pelayanan terbaik bagi tamu, jangan ada lagi pungli.
Baca Juga: Minta Bantuan Wali Kota, Warga Bontang Ngaku Disekap dan Dijual ke Suriah
Kepala Dishub Sumbar, Dedy Diantolani juga memaparkan langkah-langkah antisipasi guna menghadapi lonjakan arus mudik tahun lain.
Strategi lain yang diupayakan Dishub Sumbar terangnya, yaitu melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan, serta pembatasan angkutan barang.
Sebelumya, Wardarusmen mengatakan bahwa lonjakan pemudik dan wisatawan pada 2023 ini diperkirakan mencapai empat kali lipat dari tahun sebelumnya. Pemudik yang masuk ke Sumbar didominasi melalui jalur udara dan darat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Pemerintah Kembali Aktifkan Jutaan Peserta BPJS Kesehatan
-
Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter
-
Kenali Dulu Sebelum Pakai: Kesalahan Umum dalam Penggunaan Wadah Plastik Sehari-hari
-
Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya
-
Berhenti Terjebak di Gedung Gersang: Saatnya Merasakan Manfaat Berteduh di Bawah Pohon Rindang
-
5 Sunscreen dengan Kandungan Niacinamide untuk Mencerahkan Wajah
-
Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja
-
Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026
-
5 HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB yang Pas untuk Multitasking, Performa Stabil
-
Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!