/
Jum'at, 07 April 2023 | 15:14 WIB
Ilustrasi mudik. (pixabay.)

Ranah.co.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov) Sumbar menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi lonjakan arus mudik dan wisatawan pada libur Idul Fitri tahun ini. 

Langkah-langkah antisipasi yang dipersiapkan tersebut yaitu mulai dari mengatasi kemacetan, masalah kebersihan serta keamanan dan kenyamanan di destinasi wisata. 

Asisten II Setdaprov Sumbar, Wardarusmen mengatakan, salah satu upaya antisipasi yang dilakukan adalah adanya rekayasa lalu lintas jalan satu arah dari Sicincin ke Bukittinggi dan sebaliknya oleh Polda Sumbar bersama Dinas Perhubungan Sumbar.

Kemudian terangnya, ada penguatan peran Pokdarwis di destinasi wisata oleh Dinas Pariwisata. Serta program Green Ramadhan dan penilaian nagari terbersih oleh Dinas Lingkungan Hidup. 

Ia menambahkan, antisipasi kemacetan juga dilakukan di lokasi destinasi wisata dan rumah makan serta pasar. Untuk melaksanakan langkah antisipasi ini, selain melibatkan seluruh OPD dan stake holder juga melibatkan pemerintah kabupaten kota. 

"Gubernur Sumbar Mahyeldi telah menyurati OPD Pemprov Sumbar terkait serta bupati dan wali kota, pada 3 April 2023 lalu, agar mengambil kebijakan meningkatkan kelancaran arus barang dan orang serta sarana perhubungan dan transportasi," ujar Wardarusmen dikutip dari situs Pemprov Sumbar pada Jumat (7/4/2023).

"Termasuk juga kebijakan meningkatkan pelayanan pariwisata perdagangan dan meningkatkan pengelolaan persampahan," bebernya. 

Sementara itu, terkait kawasan Kelok 9, Wardarusmen mengatakan, Pemprov Sumbar berkoordinasi dengan Pemkab Limapuluh Kota, akan melakukan pengamanan khusus agar tidak ada yang memanfaatkan fly over tersebut untuk selain lalu lintas kendaraan. 

Kemudian kepada warga masyarakat, pengelola berbagai destinasi dan rumah makan, Wardarusmen mengingatkan agar memberikan pelayanan terbaik bagi tamu, jangan ada lagi pungli.

Baca Juga: Minta Bantuan Wali Kota, Warga Bontang Ngaku Disekap dan Dijual ke Suriah

Kepala Dishub Sumbar, Dedy Diantolani juga memaparkan langkah-langkah antisipasi guna menghadapi lonjakan arus mudik tahun lain.

Strategi lain yang diupayakan Dishub Sumbar terangnya, yaitu melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan, serta pembatasan angkutan barang. 

Sebelumya, Wardarusmen mengatakan bahwa lonjakan pemudik dan wisatawan pada 2023 ini diperkirakan mencapai empat kali lipat dari tahun sebelumnya. Pemudik yang masuk ke Sumbar didominasi melalui jalur udara dan darat.

Load More