Suara.com - Tidak hanya berpuasa dan sholat wajib, membayar zakat fitrah merupakan salah satu ibadah yang harus ditunaikan pada bulan Ramadan. Selain mensucikan diri, zakat juga bertujuan bentuk kepedulian terhadap sesama. Lantas, bagaimana tata cara membayar zakat fitrah di bulan Ramadan?
Zakat Fitrah merupakan salah satu bagian dari zakat, di mana kewajibannya dibebankan kepada semua orang yang beragama Islam, baik yang baru lahir sampai yang meninggal di malam Lebaran atau Idul Fitri 1 Syawal.
Zakat fitrah disebut juga sebagai zakat jiwa yakni setiap jiwa atau orang yang beragama Islam wajib memberikan sebagian harta yang berupa makanan pokok terhadap orang yang berhak menerimanya. Adapun zakat fitrah dikeluarkan secara khusus pada bulan Ramadhan.
Disebut sebagai zakat fitrah sebab fitrah yang artinya suci. Adapun tujuan utama kegiatan tersebut untuk mensucikan setiap jiwa seorang muslim di setiap tahunnya.
Tata cara membayar zakat fitrah yang juga termasik bacaan niat, doa, waktu hingga hukum dan ketentuannya telah diatur sedemikian rupa oleh agama. Hal tersebut memiliki tujuan agar ibadah menunaikan zakat fitrah dapat terlaksana dengan baik.
Hukum Zakat Fitrah
Melansir dari situs Badan Amil Zakat Nasional, zakat fitrah disebut pula sebagai zakat al-fitr. Artinya zakat yang diwajibkan baik untuk lelaki maupun perempuan Muslim usia bayi hingga dewasa yang dilakukan hanya pada bulan Ramadhan.
Hukum membayar zakat fitrah sendiri adalah wajib. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam salah satu hadist berikut ini:
فَرَضَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الفِطْرِ -مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ
Baca Juga: 2 Doa Menerima Zakat Fitrah, Pastikan Memenuhi Syarat Penerima
“Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah (pada bulan Ramadan kepada setiap manusia).” (HR. Bukhari – Muslim).
Mengenai hukum wajib membayarnya ada pula dalam firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 42-43, yang berbunyi:
وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al-Baqarah: 42-43).
Lalu, bagaimana bila seseorang sengaja tidak membayar zakat fitrah seperti yang telah dianjurkan? Allah SWT pun telah berfirman dalam Alquran surat At-Taubah ayat 34, yang artinya:
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini
-
Bacaan Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Latin, Terjemahan, dan Keutamaan Jantung Al-Qur'an
-
Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum
-
Contoh Khutbah Jumat Tentang Maulid Nabi 2025 Versi Panjang dan Singkat
-
5 Contoh Kultum Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 Berbagai Tema
-
Puasa Maulid Nabi Namanya Apa? Hukum Puasa di Hari Kelahiran Rasulullah