Suara.com - Tak terbayangkan sesaknya hati Runiti yang tak kuasa melawan takdir Allah saat sang suami berpulang di detik-detik keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Impian menunaikan ibadah haji bersama, seketika hilang lantaran sang suami Daryono mengembuskan nafas terakhir saat di embarkasi keberangkatan.
Rutini dan Daryono memulai mewujudkan mimpi berhaji bersama di Asrama Donohudan Kabupaten Boyolali, Minggu 19 Mei 2024. Setibanya di Asrama Donohudan, mereka menuju ke salah satu kamar di Gedung Mekkah lantai 2. Rutini menata barang-barang milik sang suami.
Setelah menata barang milik suaminya, Runiti menuju kamarnya sendiri.
Baca juga:
Tak lama kemudian, jemaah teman sekamar masuk ke kamar dan menyapa Daryono.
Namun Daryono tidak merespons. Bahkan, tubuhnya tidak bergerak. Khawatir terjadi sesuatu pada Daryono, temannya melaporkan hal tersebut ke petugas kepala regu dan kepala rombongan serta petugas embarkasi.
“Pihak Poliklinik Embarkasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap Daryono. Dan ternyata Bapak Daryono sudah meninggal dengan diagnosa gagal jantung,” kata Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriardi.
Mendengar kabar kepergian sang suami, perempuan berusia 63 tahun ini tak kuasa menahan kesedihan.
Baca juga:
Baca Juga: Senyum Siti Komariah, Siti Maryam, Siti Badriyah Trio Nenek Naik Haji Bareng: 12 Tahun Menanti
Walau tampak tegar dan kuat saat akan menunaikan penyempurna Rukun Islam, raut wajah Runiti tak bisa menutup kesedihannya yang mendalam.
"Doakan saya tabah dan kuat ya," katanya menjelang pemberangkatan.
Runiti mengaku sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari perbekalan hingga uang saku.
“Ini suami saya yang menyiapkan uang saku,” ucapnya.
Runiti sudah tak merasa khawatir, karena banyak teman-teman dan kerabat yang tergabung dalam kloter SOC-32 siap untuk mendampingi.
Bahkan, Ketua Kloter SOC-32 Khabibur Rokhman mengatakan, sudah berkomunikasi dengan semua jemaah di kloternya untuk selalu menghibur Runiti.
“Kami, Karu, dan Karom, serta semua jemaah kloter SOC-32 akan selalu berupaya untuk memberikan pendampingan, semangat dan membesarkan hati Ibu Runiti. Agar beliau bisa bisa melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Berita Terkait
-
Senyum Siti Komariah, Siti Maryam, Siti Badriyah Trio Nenek Naik Haji Bareng: 12 Tahun Menanti
-
Kronologi Ayah Ayu Ting Ting Labrak Jemaah Malaysia, Ojak Eks Abdi Negara Murka Indonesia Disebut Negara Miskin
-
Curahan Hati Calon Haji Indonesia Soal Makanan Selama di Tanah Suci
-
Jemaah Haji Indonesia Diminta Jaga Adab Saat Ziarah di Jabal Uhud: Stop Corat-coret
-
Sikap Ayah Ojak Saat Ngamuk ke Jamaah Haji Malaysia Jadi Sorotan, Kerja Apa Sih?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup