Religi / Kabar
Kamis, 08 Agustus 2024 | 02:30 WIB
Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi. [Kemenag]

Suara.com - Penyelenggaraan ibadah haji 1445 Hijriah atau Tahun 2024 menuai banyak pujian dari sejumlah pihak, salah satunya disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi.

Hal itu disampaikan Ashabul saat Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H/2024 M yang digelar Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

"Penyelenggaraan haji tahun ini Alhamdulillah kita telah banyak mendapat pujian yang positif," katanya di Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Ia juga mengatakan, ada juga yang menilai negatif. Namun, menurutnya hal tersebut biasa terjadi karena memang tidak ada yang sempurna.

"Sikapi secara positif, tujuannya untuk perbaikan ke depan," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan tidak mudah menyelenggarakan ibadah haji. Sebab, tak mudah untuk menggerakkan jemaah yang jumlahnya mencapai 241.000 dalam lokus Makkah dan Madinah, dalam waktu yang sama dan tempat yang sama.

"Itu tidak mudah. Butuh perencanaan yang matang, metode, teori, sistem yang mungkin menurut kita sudah bagus. Sebab, bisa saja ternyata di lapangan bertemu kondisi yang menyebabkan kurang maksimal," ucapnya.

Ia kemudian mencontohkan masalah penerbangan. Menurutnya, dalam proses persiapan, tidak pernah menyangka kalau akan terjadi penundaan yang begitu panjang.

"Kita tidak menyangka ada pesawat yang terpercik (api). Saya lagi yang melepas itu pesawat, kloter 5 Kabupaten Gowa," katanya.

Baca Juga: DPR RI Fokus pada Peningkatan Kualitas Layanan Haji Berdasarkan Masukan Jamaah

Menutup sambutannya, Ashabul Kahfi kembali menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah menyelenggarakan ibadah haji.

"Kami dari Komisi VIII menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholders atas penyelenggaraan haji tahun ini," katanya.

Hadir dalam agenda tersebut, Menag Yaqut Cholil Qoumas, Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani, Irjen Kemenag Faisal, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Plt Dirjen Pendidikan Islam Abu Rokhmad, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Kepala BPKH Fadhlul Imansyah, para Staf Khusus, Tenaga Ahli, Pejabat Eselon II pada Ditjen PHU, serta para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kabid Haji, dan Kepala UPT Asrama Haji seluruh Indonesia.

Load More