Suara.com - Tahun 2025 akan segera tiba. Tak pelak, umat Islam pun segera menantikan kedatangan bulan Puasa. Lantas, berapa hari lagi Puasa 2025?
Di tahun 2024, umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri di bulan April. Itu artinya, di tahun 2025, umat Islam akan menyambut Ramadhan di sekitar bulan Maret. Namun, agar lebih pasti berapa hari lagi puasa 2025, sebaiknya kita cek kalender 2025.
bulan suci Ramadhan merupakan bulan penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah. Tak hanya puasa, tetapi juga bisa meningkatkan ibadah membaca Al Qur'an, shalat tarawih, shalat malam, dan sahur hingga berbuka puasa. Seluruh kegiatan umat Islam selama bulan Ramadhan akan dihitung sebagai ibadah. Tidur sekalipun akan dihitung sebagai ibadah. Karena itu, bulan Ramadhan sangat dinantikan oleh umat Islam.
Tak hanya karena bisa memperbanyak ibadah, tetapi juga karena umat Islam berkesempatan mendapatkan ampunan atas dosa-dosa mereka. Di saat yang sama pahala dilipatgandakan.
Cek kalender 2025 lebaran kapan
Jadwal puasa Ramadhan atau awal puasa tahun 2025 bisa dicek melalui kalender hari libur nasional dan cuti Bersama yang diputuskan dalam SKB 3 Menteri. Berdasarkan kalender yang ditandatangani oleh Menteri Agama Yaqut CholilQoumas, Plt. Menteri Ketenagakerjaan Airlangga Hartanto, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, lebaran 2025 akan tiba pada Senin, 31 Maret 2025. Lalu cuti Bersama Idul Fitri dimulai pada Rabu, 2 April 2025.
Meskipun demikian, penentuan hari lebaran di Indonesia tetap menunggu keputusan dang isbat. Kepastian awal puasa Ramadhan juga sama, ditentukan terlebih dahulu melalui rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit dalam sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kemenag RI.
Prediksi tanggal puasa 2025
Apabila membicarakan prediksi tanggal puasa atau awal bulan Ramadhan, berdasarkan kalender Islam 1446 H, tanggal 1 Ramadhan yang artinya juga awal puasa Ramadhan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Umat Islam akan melaksanakan puasa selama 30 hari, kemudian merayakan Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan perkiraan awal puasa tersebut, maka 1 Syawal bertepatan dengan hari Senin, 31 Maret 2025. Pada saat itu, bersama-sama umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri diawali dengan shalat ied di masjid secara berjamaah.
Berpatokan dari prediksi tanggal puasa tersebut di atas, berapa hari lagi puasa 2025?
Kita bisa menghitung mundur dari sisa hari bulan Desember 2024 sampai akhir Februari 2025. Artikel ini ditulis pada tanggal 12 Desember 2024. Mari kita mulai hitung sisa hari bulan Desember dari tanggal 13 Desember - 31 Desember 2024 ada 19 hari. Kita jumlahkan sisa hari bulan Desember dengan jumlah hari bulan Januari 2025 yakni 19 hari tambah 31 hari, hasilnya 50 hari. Kemudian kita jumlahkan lagi dengan bulan Februari, yakni 28 hari. Maka berapa hari lagi puasa 2025 jawabnya adalah tak kurang dari 100 hari. Sebab jumlah sisa hari menjelang puasa 1 Ramadhan hanya 78 hari (sisa hari bulan Desember ditambah jumlah hari bulan Januari ditambah jumlah hari bulan Februari). Sekalipun bulan Februari ada 29 hari, totalnya hanya 79 hari. Itu artinya sekitar 78/79 hari lagi umat Islam akan menyambut tanggal 1 Ramadhan.
Niat puasa Qadha Ramadhan
Sebagai persiapan, kita dapat melaksanakan puasa Qadha Ramadhan bagi yang memiliki hutang puasa Ramadhan. Puasa Qadha Ramadhan berarti bahwa kita mengganti puasa yang ditinggalkan dikarenakan sakit, haid, atau halangan lain. Melaksanakan qadha Ramadhan hukumnya wajib bagi umat Islam. Hal ini tercantum dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 185, yang artinya, "Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui".
Baca Juga: 8 Desember Memperingati Hari Apa? Yuk Cek di Sini
Berikut lafal niat puasa Qadha Ramadhan:
Nawaitu shauma ghadin an qadha I fardhi syahri Ramadhana lillahi ta ala.
Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah swt.
Laksanakan puasa qadha Ramadhan sebelum tanggal 1 Ramadhan tiba. Saat sedang melaksanakan qadha Ramadhan, disunnahkan pula untuk memperbanyak amalan-amalan seperti memperbanyak berzikir dan membaca ayat-ayat suci Al Qur'an.
Demikian itu prediksi berapa hari lagi puasa 2025. Semoga bermanfaat untuk Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?