Pergaulan bebas yang berujung pada hubungan intim di luar pernikahan adalah dosa besar dalam Islam. Pada malam Tahun Baru, sering terjadi situasi yang mendorong perilaku ini, seperti pesta-pesta liar dan hilangnya kontrol diri.
Allah SWT berfirman:
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra': 32)
Islam menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan tidak terjebak dalam godaan yang membawa kerugian dunia dan akhirat.
4. Makan Daging Babi
Meskipun jarang dikaitkan langsung dengan perayaan Tahun Baru, konsumsi daging babi atau makanan yang mengandung unsur haram tetap perlu dihindari oleh umat Islam. Dalam pesta atau perayaan, umat Islam harus memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi adalah halal.
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah." (QS. Al-Baqarah: 173)
Mengonsumsi makanan haram akan berdampak buruk pada keberkahan hidup dan hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Larang Masyarakat Gelar Konvoi Saat Malam Pergantian Tahun 2025
5. Berjudi
Berjudi sering kali dianggap sebagai hiburan, termasuk saat malam Tahun Baru. Namun, dalam Islam, berjudi adalah perbuatan haram karena merugikan dan dapat memicu konflik serta kehancuran moral.
Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung." (QS. Al-Ma'idah: 90)
Berjudi tidak hanya menyebabkan kerugian finansial tetapi juga merusak hubungan sosial dan mental.
Sebagai umat Islam, penting untuk selalu menjaga diri dari aktivitas yang dilarang oleh agama, terutama pada malam-malam perayaan seperti Tahun Baru. Menghindari minuman keras, narkoba, seks bebas, makanan haram, dan berjudi adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus cara menjaga diri dari kemaksiatan.
Sebaiknya, manfaatkan momen malam Tahun Baru untuk melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti muhasabah diri, berdoa, atau mempererat silaturahmi dengan keluarga. Dengan begitu, kita dapat mengawali tahun baru dengan keberkahan dan kebaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini