Suara.com - Nisfu Syaban merupakan momen istimewa bagi umat Islam yang diperingati di tanggal 15 bulan Syaban. Syaban adalah bulan ke-8 dalam kalender hijriyah. Bulan Syaban ada di antara bulan Rajab dan Ramadan.
Pada pertengahan Syaban ada peringatan malam Nisfu Syaban yang bisa diisi dengan memperbanyak amalan sunnah.
Peringatan malam ini pertama kali dimulai oleh kelompok ulama Tabi'in di wilayah Syam, seperti Khalid bin Ma'dan, Makhul, dan Luqman bin 'Amir.
Ulama-ulama ini mulai mengagungkan malam tersebut dengan beribadah intensif. Praktik ini diduga dipicu oleh atsar israeliat, yaitu cerita atau kabar dari ahli kitab, terutama orang Yahudi.
Saat itu, para sahabat masih hidup dan sedikitpun tidak sempat melaksanakan ibadah di malam Nisfu Syaban karena kewajiban jihad yang lebih tinggi. Namun, praktek ini tidak dianggap sebagai bid'ah (sesuatu yang tidak sah dalam Islam).
Perspektif Ulu-Ulum
Setelah wafatnya para sahabat, perspektif tentang peringatan malam Nisfu Syaban berubah. Mayoritas ulama Hijaz, termasuk Imam 'Atho dan Ibn Abi Malikah, menganggapnya sebagai bid'ah. Hal ini tercermin dalam catatan sejarawan Al-Imam Al-Qasthalani yang menyebutkan perdebatan tentang status peringatan malam ini.
Meski ada kontroversi, peringatan malam Nisfu Syaban terus berkembang. Orang-orang dari Bashrah dan wilayah lainnya mulai mengikuti praktik Tabi'in di Syam, meskipun ada yang menentangnya.
Dilansir dari NU Online, dapat diambil kesimpulan bahwa awal mula yang memulai adanya peringatan malam Nisfu Syaban adalah segolongan ulama Tabi'in daerah Syam.
Dalam arti, peringatan malam Nisfu Syaban belum ada pada zaman Rasulullah dan Sahabat, baru ada pada zaman Tabi'in. Peringatan malam Nisfu Syaban yang kini diamalkan itu dasarnya adalah mengikuti perbuatan segolongan ulama Tabi'in negeri Syam atau kini dikenal dengan negara Suriah.
Sekarang, malam ini dijadwalkan sebagai momen istimewa dalam kalender Islam untuk introspeksi diri, perbaikan, dan memperdalam hubungan dengan Allah SWT.
Menurut hadits Abu Hurairah R.A., Rasulullah SAW memberitahu bahwa pada malam Nisfu Syaban dibuka 300 pintu rahmat dan ampunan oleh Allah SWT. Hadits ini kuatkan konsep bahwa malam ini sangat spesial bagi umat Islam.
Dengan demikian, sejarah Nisfu Syaban merupakan kombinasi dari tradisi awal yang dimulai oleh Tabi'in di Syam, perkembangan perspektif ulama, dan evolusi menjadi momen istimewa dalam kalender Islam modern.
Berita Terkait
-
Apakah Boleh Bayar Utang Puasa Ramadan setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasannya
-
Surat Shad Ayat 54 Lengkap Arti dan Cara Mengamalkan agar Rezeki Tidak Terputus
-
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Catat Tanggal dan Waktu Pelaksanaannya
-
7 Amalan Malam Nisfu Syaban untuk Wanita Haid agar Tetap Dapat Berkah dan Pahala
-
Puasa Nisfu Syaban 2026 Berapa Hari? Simak Jadwal Lengkapnya!
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini