/
Rabu, 14 Juni 2023 | 14:23 WIB
Aurel Hermansyah dan Ashanty (Instagram/@ashanty)

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah tak habis pikir dengan kelakuan pembully sang putri. Meski sudah disomasi, tapi pelaku tetap tak merasa bersalah dan enggan minta maaf.

Akhirnya Atta memutuskan untuk mengunggah foto pelaku di akun Instagramnya. Ia juga menyematkan banyak sekali bukti-bukti ketikan jahat pelaku terhadap sang putri.

Lewat caption, youtuber sukses itu mengungkapkan bahwa pelaku adalah istri seorang abdi negara sekaligus seorang guru. Hal itu lah yang membuat Atta tak habis pikir.

"Ternyata Oknumnya guru yg juga istri abdi negara... satu orang yg pakai 1-2 akun.. Gahabis pikir guru yg tiap hari ketemu anak2 aja begini.. apa yg diajarkan ke anak2 disekolah??" tulis Atta.

"Taukah ibu orang tua yang punya anak d*wn syndrom, au*is aja ga terima anaknya dibilang begitu... Dan Anak2 spesial itu akan jadi tiket ke surga.. apalagi ini anak normal sehat Alhamdulillah...," imbuhnya.

Atta sebenarnya ingin memberikan efek jera kepada pelaku. Hanya saja ia merasa kasihan karena pelaku memiliki dua anak.

"Semua oraang tua akan pedih hatinya, martabatnya ketika anaknya di hina....Semoga ini jadi pelajaran ya.. dari kemarin suaminya sudah minta maaf dan punya 2 anak kasihan juga suaminya..," lanjutnya.

"Bahkan lawyear sudah sampai di rumahnya pun masih nantangin dan terus menghina... sekarang mau minta maaf..Tapi sampai kapan siklus begini terulang menghina bayi orang dan setelah itu minta maaf.. kalau dilanjut kasihan 2 anak dan suaminya... kalau dibiar nanti apa efek jera buat pelajaran untuk semua pembully anak kecil kedepannya..???," tulisnya.

Melihat kolom komentar, mertua Atta Halilintar, Ashanty ikut geram melihat kelakuan pelaku yang merasa tak bersalah.

Baca Juga: Sempat Lempar Sindiran, Kakak Virgoun Mendadak Sebut Inara Rusli adalah Sosok yang Baik: Cuma Emosinya itu lho...

"Sakit sakit sakit mereka!!!! gimana mental anak bangsa kl mereka dibiarkan seenaknya ngatain apa lg anak kecil!!" tulis Ashanty.

Load More