Selebtek.suara.com - Di dunia yang serba digital seperti sekarang, survei atau formulir tak lagi menggunakan lembaran kertas yang harus diisi secara manual. Seseorang hanya perlu mengirimkan Google Form untuk diisi melalui gadget.
Tapi bagaimana sih cara membuat Google Form?
Sebenarnya membuat Google Form sangatlah mudah dan tak membutuhkan waktu yang sangat lama. Namun sebelum itu, kamu harus memiliki akun Gmail terlebih dahulu.
Dirangkum HiTekno.com, berikut ini tutorial untuk membuat Google Form.
1. Masuk ke halaman Google Form di docs.google.com/forms.
2. Kemudian pilih model yang akan digunakan. Google menyediakan beberapa model yang bisa kamu pilih.
3. Masukan judul kuesioner pada kolom 'Untitled Form'.
4. Isi pengantar serta beberapa penjelasan singkat mengenai kuesioner pada kolom 'Form Description'.
5. Pilih jenis respons yang diinginkan dari kuesioner. Ada banyak pilihan yang disediakan oleh Google.
6. Kamu dapat memilih jenis respons yang berbeda untuk setiap pertanyaan kuesioner. Misalnya jawaban pendek, jawaban paragraf, pilihan ganda, kotak centang, pilihan ke bawah, unggahan berkas, skala linear, tanggal, atau waktu.
7. Tulis pertanyaan atau pernyataan yang ingin diberikan ke responden di 'Untitled Quetion'.
8 Pilih kewajiban respons kuesioner khusus nomor yang sedang dibuat. Kamu bisa melakukan langkah ini dengan pilihan ‘Required’.
9. Kamu dapat membuat pertanyaan baru dengan klik ‘+’ kemudian ulangi Langkah 5, 6, dan 7.
10. Setelah menyelesaikan pertanyaan atau pernyataan, atur Google Form melalui 'Settings'. Pilihan ini ada di pojok kanan atas layar.
11. Ada beberapa pengaturan penting yang harus kamu tentukan. Misalnya apakah renponden bisa mengubah jawaban yang telah ia isi.
12. Terakhir kirim formulir melalui email atau tautan kepada responden.
Itulah tutorial bagaimana membuat Google Form. Fitur ini memang sangat memudahkan bagi seseorang yang ingin membuat survei, atau pendaftaran tanpa harus bertemu langsung. (*)
Berita Terkait
-
Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital
-
Paduan Hidup Sehat dengan Teknologi AI, ACERUN 7K 2026 Hadir dengan Tantangan Baru
-
Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
-
Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya
-
Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!
-
Ruben Onsu Masih Kecewa, Permintaan Maaf Sarwendah Dinilai Tak Tepat Sasaran
-
Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini
-
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Diuntungkan Wasit Saat Kalahkan Golden Star Warriors
-
Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan
-
Tim Spanyol Pecah Jelang Piala Dunia 2026? Tekel Brutal Gavi Bikin Rodri Meringis Kesakitan
-
Mampukah Ghana Ulangi Kejutan Edisi 2010? Intip Skuad Mewah Black Stars di Piala Dunia 2026
-
15 Sepatu On Cloud yang Diskon Besar di Planet Sports Juni 2026, Mana Pilihanmu?
-
Tembus Festival Cannes, Film HOPE Kisahkan Teror Alien di Perbatasan DMZ
-
Berapa Jam Sekali Harus Re-Apply Sunscreen? Ini Saran Menurut Dokter