Selebtek.suara.com - Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sejumlah hewan ternak menjadi masalah yang serius. Penyebarannya pun semakin serius karena sudah menyebar hingga 18 provinsi dan 190 kabupaten/kota.
Dilansir dari Setkab.go.id, untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah sata ini sudah menyediakan 800 ribu vaksin untuk disebar ke para petani. Presiden Joko Widodo pun langsung menginstruksikan agara vaksin yang sudah disediakan disebar secara merata.
“Suntikkan cepat-cepat, cepat, sehingga bisa melindungi sapi-sapi yang lain,” ujar Presiden dalam keterangannya usai menghadiri acara Silaturahmi dengan Alumni Penerima Kartu Prakerja di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Jumat (17/06/2022).
Dalam pidatonya, Jokowi menjelaskan kalau penyakit mulut dan kuku dikonfirmasi menyebar dengan sangat cepat. Hal itu bahkan membuat pemerintah melakukan upaya lockdown di beberapa daerah di Tanah Air.
Sayangnya hal ini belum membuahkan hasil yang memuaskan. “Padahal sudah diblok oleh Kementan dan Kepolisian tapi nyatanya bergerak cepat dan sekarang sudah 18 provinsi, 190 kabupaten dan kota,” ungkap Presiden.
Sementara itu, Kementan memastikan pasokan hewan kurban untuk Idhul Adha 2022 tetap lancar. Itu karena stok hewan kurban di IndoneIa jumlahnya mencapai 2,2 juta ekor, yang terdiri dari sapi, kerbau kambing, dan domba.
"Kami menyampaikan bahwa Kementan berkomitmen untuk tidak menghambat dan tidak menyulitkan pergerakan dan pasokan hewan ternak khususnya menyambut Idul Adha 1443 Hijriah," ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri saat konferensi pers, seperti ditulis Suara.com, Selasa (14/6/2022).
Di masa wabah PMK, pengiriman hewan ternak tak bisa dilakukan sembarangan. Karena saat ini diakukan aturan 14 hari karantina untuk sapi yang berasal dari zona hijau atau bebas wabah PMK yang mendatangi zona merah.
"Masa 14 hari karantina diperlukan sebagai bagian dari manajemen risiko penyakit, mengingat masa inkubasi virus PMK 14 hari sehingga diharapkan deteksi dini terhadap kasus PMK dapat diketahui lebih awal di tempat asal," tutup Kuncoro. (*)
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
30 Link Download Poster Hari Raya Idul Fitri 2026 Gratis untuk Spanduk Maupun Medsos
-
Bikin Miliano Jonathans Cedera Serius, Instagram Bek Bulgaria Digeruduk Netizen Indonesia
-
Aksi Tinju Jalanan saat Waktu Sahur Terekam CCTV Warga di Pekanbaru
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Anggaran Desa Cair Jelang Lebaran, Rudy Susmanto: Tak Ada Alasan Minta THR ke Pengusaha
-
LBH Palembang Tegaskan Gugatan terhadap 25 Media di Sumsel Harus Dihentikan
-
Makna Baju Biru Para Sahabat di Pemakaman Vidi Aldiano, Bukan Cuma Warna Favorit Almarhum
-
Apa Itu Cedera Ligamen Krusiatum Diduga Dialami Miliano Jonathans?
-
aespa dan RIIZE Isi Lagu Tema Utama Anime Kill Blue, Tayang April 2026