/
Selasa, 19 Juli 2022 | 07:32 WIB
Zoom Meeting (Unsplash/Iyus Sugiharto)

Selebtek.suara.com - Platform video conference Zoom Meeting baru saja mengabarkan akan merilis fitur terbaru guna memudahkan kerja secara hybrid. Fitur terbaru dari Zoom meeting tersebut diberi nama Workspace Reservation.

Fungsinya adalah memungkinkan karyawan untuk memesan tempat kerja di kantor melalui fitur ini. Selain itu, workspace reservation juga bisa digunakan untuk memantau siapa saja karyawan lain yang berencana untuk datang ke kantor sesuai jadwal.

Pengumuman mengenai peluncuran fitur terbaru Zoom meeting ini diungkapkan secara langsung oleh kepala Zoom Rooms dan Whiteboard Jeff Smith. Perilisan fitur terbaru dari Zoom tersebut diprediksi akan membantu memastikan karyawan memperoleh akses ketika bekerja secara hybrid.

“Workspace reservation memperluas penawaran kerja hibrida Zoom yang sudah banyak dan membantu memastikan pegawai mendapatkan akses ke perangkat yang dia butuhkan untuk kerja pada hari itu,” ungkapnya melalui Zoom Work Transformation Summit kedua di wilayah Asia Pasifik.

Fitur terbaru ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam memaksimalkan dan mengatur kantornya. Perusahaan yang akan menggunakan layanan ini harus mengupload data ke sistem Zoom seputar tempat duduk, peta kantor, dan ruang rapat.

Selain memesan ruang kerja, karyawan juga bisa menentukan waktu kerja, misalnya hanya beberapa jam saja atau satu hari penuh. Mudahnya lagi fitur ini bisa diakses pada platform Zoom versi mobile maupun desktop.

Bahkan perusahaan bisa memasang kode QR di situs resminya agar lebih mudah jika ingin mengaksesnya. Fitur terbaru dari Zoom meeting ini rencananya akan dirilis pada bulan Juli mendatang agar bisa segera diakses oleh banyak perusahaan.

Sebelumnya Zoom dan Momentive sudah melakukan survey dan mendapatkan informasi bahwa 55 persen pekerja lebih menyukai menggunakan metode hybrid. Sistem kerja hybrid dilakukan dengan cara kombinasi datang ke kantor dan mengerjakan tugas secara daring.

Selain itu survey ini juga menentukan bahwa 53 persen karyawan mau datang ke kantor karena ingin bertemu klien. Sementara 58 persen memilih datang ke kantor untuk mengikuti aktivitas yang diadakan oleh perusahaan.

Baca Juga: Kuasa Hukum Keluarga: Brigadir J Diduga Dipaksa Membuka Password HP Sebelum Dibunuh

Qualtrics juga melakukan survei terbaru dimana mayoritas respondennya memilih lingkungan kerja secara hybrid daripada memilih ke kantor atau dari jarak jauh secara sepenuhnya. Chief Product Officer ar Qualtrics Jay Choi mengatakan bahwa pekerja masih tetap membutuhkan interaksi tanpa mengorbankan kenyamanan dan fleksibilitas kerja.

Choi juga melanjutkan bahwa perusahaan juga harus menerima umpan balik dari karyawan dan menerapkan teknik terbaik. Hal ini berguna untuk membuat perusahaan tetap memperbarui kebijakan lingkungan kerjanya, sehingga berkembang ke arah lebih baik lagi.

Perusahaan sebaiknya juga menyediakan pilihan untuk bekerja secara hybrid sesuai dengan tren saat ini. Cara ini menjadi salah satu alternatif terbaik agar perusahaan tidak kehilangan karyawannya karena memiliki kebijakan kerja yang fleksibel. (*)

Load More