/
Kamis, 28 Juli 2022 | 17:56 WIB
Kopda Muslimin (Foto: dok. Kapendam IV/Diponegoro)

Selebtek.suara.com - Asisten Rumah Tangga (ART) Kopda Muslimin, Kabul, membeberkan percakapan terakhirnya dengan atasannya melalui sambungan telepon sehari sebelum Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia.

Dalam percakapannya tersebut, Kopda Muslimin mengeluh tidak sanggup kembali ke rumah.

Kabul berulang kali meyakinkan Kopda Muslimin untuk pulang dan membicarakan masalah ini secara baik-baik dengan istrinya. Akan tetapi Kopda Muslimin mengatakan bahwa dirinya sudah tidak sanggup lagi.

"Tidak kuat bul, nyerah bul. Bapak sudah tidak bisa balik," ujar Kopda Muslimin dalam percakapannya dengan sang ART.

Kopda Muslimin juga mengatakan bahwa sudah telat apabila dirinya kembali. Ia berpesan pada sang ART untuk menjaga anak-anaknya.

"Sudah telat kalau aku balik. Sudah Bul, aku juga sedih. Kamu jadi om yang baik buat mereka ya Bul,"

Seperti diketahui sebelumnya, Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya. Ia berstatus menjadi buronan polisi usai diduga kuat menjadi otak dibalik penembakan Rina Wulandari yang tidak lain adalah istrinya sendiri.

Kopda Muslimin menyuruh pembunuh bayaran untuk menembak sang istri yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor bersama dengan anak mereka yang masih SD.(*)

Sumber: Suara.com

Baca Juga: Chelsea dan Bayern Munchen Berada Dalam Jalur Perebutan Harry Kane

Load More