/
Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:53 WIB
Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej. (Suara.com/Novian)

Selebtek.suara.com - Sosok Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej kini tengah ramai menjadi perbincangan publik. Hal itu lantaran jawaban dan tingkahnya saat menanggapi kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Dalam video pendek yang diunggah oleh akun Instagram @narasinewsroom tampak jelas Edward--sapaan akrabnya--enggan memberikan komentar saat ditanya oleh wartawan terkait tewas Brigadir J. Edward malah kaget dan tutup mata lalu bergegas masuk ke mobil, tak memberikan jawaban.

Hal ini terjadi usai Edward menghadiri acara debat RKUHP dengan Ahli Hukum Tata Negara UGM Zainal Arifin Mochtar yang digelar oleh Mata Najwa di Fakultas Hukum UI, Rabu (10/8/2022) tadi malam

"Wow gila lu. No no no! Au ah gelap," ujar Prof Edward saat ditanya wartawan tanggapannya terkait kasus Brigadir J.

Begitu banyak warganet yang menyesalkan respons Edward tersebut. Bahkan beberapa warganetyang menganggap kalau uang negara habis sia-sia untuk menggaji pejabat yang enggan berkomentar terkait permasalahan negara.

"Uang rakyat untuk gaji pejabat model gini jadi sia-sia!!" cuit akun @m_mirah dikutip pada Kamis (11/8/2022).

"Njirr... Tidak rela uang pajakku untuk gaji dia," ungkap warganet berakun @andiizadly.

Dianggap Tutup Mata dan Tidak Bertanggung Jawab

Tanggapan keras terhadap respon Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej juga datang anggota DPR Fadli Zon melalui cuitan di akun Twitter @fadlizon pada 11 Agustus 2022.

Baca Juga: Polri Ogah Buka Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Legislator DPR: Toh Pasti Akan Menuju Persidangan

Fadli menilai Omar malah tutup mata atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J). Wamenkumham tidak bertanggung jawab karena tidak ingin angkat bicara usai mantan Kadiv Propam Polri Irjen Polisi Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir J.

"Respons Wamenkumham ini tak bertanggung jawab dan tutup mata atas kejahatan yang terjadi," kata Fadli Zon di cuitan Twitter pribadinya.

Di sisi lain, Fadli Zon mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dinilai lebih berani dalam mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J.

"Sy apresiasi yang dilakukan Kapolri @ListyoSigitP berani membongkar walau korps sendiri," ujarnya.

Peniaian kamu sendiri layak nggak sih Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej  bersikap seperti itu?

Load More