Selebtek.suara.com - Sosok Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej kini tengah ramai menjadi perbincangan publik. Hal itu lantaran jawaban dan tingkahnya saat menanggapi kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Dalam video pendek yang diunggah oleh akun Instagram @narasinewsroom tampak jelas Edward--sapaan akrabnya--enggan memberikan komentar saat ditanya oleh wartawan terkait tewas Brigadir J. Edward malah kaget dan tutup mata lalu bergegas masuk ke mobil, tak memberikan jawaban.
Hal ini terjadi usai Edward menghadiri acara debat RKUHP dengan Ahli Hukum Tata Negara UGM Zainal Arifin Mochtar yang digelar oleh Mata Najwa di Fakultas Hukum UI, Rabu (10/8/2022) tadi malam
"Wow gila lu. No no no! Au ah gelap," ujar Prof Edward saat ditanya wartawan tanggapannya terkait kasus Brigadir J.
Begitu banyak warganet yang menyesalkan respons Edward tersebut. Bahkan beberapa warganetyang menganggap kalau uang negara habis sia-sia untuk menggaji pejabat yang enggan berkomentar terkait permasalahan negara.
"Uang rakyat untuk gaji pejabat model gini jadi sia-sia!!" cuit akun @m_mirah dikutip pada Kamis (11/8/2022).
"Njirr... Tidak rela uang pajakku untuk gaji dia," ungkap warganet berakun @andiizadly.
Dianggap Tutup Mata dan Tidak Bertanggung Jawab
Tanggapan keras terhadap respon Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej juga datang anggota DPR Fadli Zon melalui cuitan di akun Twitter @fadlizon pada 11 Agustus 2022.
Fadli menilai Omar malah tutup mata atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J). Wamenkumham tidak bertanggung jawab karena tidak ingin angkat bicara usai mantan Kadiv Propam Polri Irjen Polisi Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir J.
"Respons Wamenkumham ini tak bertanggung jawab dan tutup mata atas kejahatan yang terjadi," kata Fadli Zon di cuitan Twitter pribadinya.
Di sisi lain, Fadli Zon mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dinilai lebih berani dalam mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J.
"Sy apresiasi yang dilakukan Kapolri @ListyoSigitP berani membongkar walau korps sendiri," ujarnya.
Peniaian kamu sendiri layak nggak sih Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej bersikap seperti itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Gerindra Minta Evaluasi Total Latsarmil, Tapi KDMP dan KNMP Harus Tetap Jalan
-
Deretan Rekor Memalukan Jerman usai Kalah dari Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Kemensos Ungkap Alasan Libatkan Taruna TNI di Sekolah Rakyat
-
Mawar Kuning dan Tangis Haru Nadiem Makarim Jelang Sidang Vonis
-
MK: Syarat Minimal Usia Calon Kepala Desa Tetap 25 Tahun
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1.719 Jiwa, Hampir 50 Ribu Orang Hilang
-
Mitos Bahwa Indonesia Tidak Kekurangan Orang Pintar
-
4 Serum di Indomaret untuk Dark Spot dan Wajah Kusam Mulai Rp20 Ribuan, Lengkap dengan Review
-
Pendukung hingga Driver Gojek Padati PN Jakpus, Polisi Siaga Jelang Vonis Nadiem
-
Jang Ki Ha dan Yoon Ga Yi Resmi Pacaran, Beda Usia 18 Tahun Jadi Sorotan