/
Senin, 15 Agustus 2022 | 16:06 WIB
Tebet Eco Park, objek wisata alternatif di Jakarta. (Foto: Dok. Keppel Land Indonesia)

Fasilitas ini  didesain berdekatan dengan Community Garden sebagai pendukung kegiatan sosial yang lebih santai. Di sini, pengunjung dapat berjalan di bawah rindangnya pohon dan menikmati alam sekitar. Signage-signage pohon dan fakta-fakta menarik pun disediakan untuk mengedukasi pengunjung. 

4. Thematic garden

 Zona ini terletak di bawah Infinity Link Bridge yang mengantar dan menyambut pengunjung yang akan naik atau baru turun. Terletak di sebelah aliran sungai, area taman ini cocok untuk menempatkan instalasi seni oleh seniman lokal dan dijadikan spot area berfoto. 5. Community garden Kawasan ini adalah wadah bagi komunitas lokal untuk beraktivitas/bercocok tanam, serta untuk kegiatan edukasi berkebun bagi anak-anak sekolah maupun umum. Zona inilah yang dahulunya merupakan Taman Bibit. 

6. Community lawn 

Fasilitas ini memanfaatkan area terbuka yang dikelilingi pohon bunga kupu-kupu atau bauhinia purpurea. Community Lawn mengakomodasi kegiatan publik yang lebih intim dan berkelompok-kelompok. 

Hal ini diakomodasi dengan desain gundukan-gundukan tanah berumput yang memecah area luas itu menjadi beberapa ruang yang lebih kecil dan private, namun tetap dalam kesatuan lanskap. 

7. Plaza

 Plaza ini juga berperan sebagai landmark area utara Taman Tebet. Terletak di area utara, perencanaan/peletakan TEP Plaza ini mempertimbangkan hasil studi dan analisis tapak terkait kondisi sosial-masyarakat, yakni penjual tanaman yang berbaris di sepanjang trotoar Taman Tebet utara. 

8. Wetland boardwalk 

Baca Juga: Kini Ditahan Kejagung, Tersangka Korupsi Rp78 Miliar Surya Darmadi Mengaku Tak Berniat Kabur

Zona ini merupakan sistem natural yang didesain untuk pengendalian banjir dan meningkatkan kualitas air dengan menggunakan tanaman-tanaman yang dapat mendukung pemurnian air. Air yang keluar dari Taman Tebet bagian utara adalah air bersih.

Aturan Ketat di Tebet Eco Park

Bagi masyarakat yang akan mengunjungi Tebet Eco Park, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan beberapa hal yang harus dipatuhi, di antaranya: 

- Dilarang merokok 
- Dilarang bermain skateboard 
- Dilarang membawa minuman keras/alkohol 
- Dilarang merusak fasilitas taman 
- Dilarang bersepeda 
- Dilarang menduduki patung 
- Dilarang merusak taman 
- Dilarang melakukan vandalisme 
- Dilarang berenang di sungai
- Dilarang buang sampah sembarangan 
- Dilarang melewati batas aman sungai 
- Dilarang bermain bola tanpa seizin pengelola -
- Dilarang memberikan makan pada hewan peliharaan sendiri 
- Dilarang memberi makan ikan sembarangan 
- Dilarang membawa hewan peliharaan selain ke pet park
 -Dilarang bawa makan dan minuman sambil bermain 
- Dilarang melompat dari atas alat permainan dan jembatan 
- Dilarang bersandar pada railing atau pagar jembatan. 

Nah kamu  harus mematuhi naturan tersebut yah gaes! Soalnya  pengunjung yang melanggar aturan akan diberikan kartu merahd engan hukuman tidak boleh mengunjungi taman itu selama tiga bulan.

Sumber: Suara.com

Load More