Selebtek.suara.com - Usai peluncuran teaser MV terbaru untu pra single 'Pink Venom' pada 19 Agustus pukul 1 siang, Blackpink kembali menjadi tuai pujian lantaran mempromosikan unsur budaya tradisional Korea lewat 'Pink Venom'. Sebelumnya, Blackpink juga menegangkan hanbok dalam teaser MV 'How You Like That'.
Teaser MV terbaru Blackpink ini di bagian pengantarnya dihiasi dengan gambar ikonik berupa badai pasir yang mengamuk serta pendulum jam raksasa. Kemudian, muncul karakter yang mengenakan pakaian hitam dengan tangan yang berperan sebagai Gemungo yang menciptakan suasana khusyuk dan misterius.
Dengan 'Pink Venom' ini, Blackpink kembali memperkenalkan unsur kebudayaan tradisonal Korea berupa lanskap Gemungo Goguryeo serta gambar megah jam matahari Ambilgu era Joseon.
Kedua unsur budaya tradisional tersebut merupakan warisan budaya Korea yang berharga yang tercantum dalam 100 simbol budaya Korea.
Geomungo merupakan alat musik yang memiliki enam senar tradisional yang dibuat di Goguryeo selama periode Tiga Kerajaan.
Netizen Korea memuji upaya tim produksi Blackpink serta pihak YG Entertainment yang berupaya untuk mempromosikan budaya tradisional Korea kepada dunia.
Profesor dari Universitas Konkuk Hwang Yeon-seok menyebut bahwa platform media sosial dapat mempengaruhi peningkatan idol K-Pop Yanga pada akhirnya berkontribusi pada pengembangan budaya Korea.
"Melalui platform media sosial, pengaruh idola KPop meningkat. Mereka telah berkontribusi pada pengembangan budaya Korea. Tekankan bahwa anda telah semangat tantangan kreatif dalam budaya sangat dihargai," ujarnya. (cc)
Sumber : mata-mata.com
Baca Juga: Hakim Tolak Eksepsi, Sidang Kasus Doni Salmanan Dilanjutkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Lancar Sekali Tarikan Napas
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
7 Ciri-Ciri Daycare Red Flag, Perlu Diwaspadai Orangtua sebelum Anak Jadi Korban
-
Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP
-
Mahalnya Harga Pendidikan: Ketika Pengorbanan Menjadi Satu-satunya Jalan
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur