Selebtek.suara.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djurban mengatakan cacar monyet bisa ditularkan melalui jabat tangan.
Profesor Zubairi juga menyebut cacar monyet lebih mudah menular dibanding HIV AIDS. Virus tersebut juga bisa menular lewat barang-barang yang dipakai bersama pasien.
"Jadi ternyata cacar monyet jauh lebih mudah menular dibandingkan dengan HIV AIDS misalnya. Jadi jabat tangan menularkan, sendok, piring, garpu kalau kita pakai sharing kita pakai berdua bisa menularkan cacar monyet," ujar Profesor Zubairi dikutip Selebtek dari Instagram @profesorzubairi, Selasa (30/8/2022).
Dokter spesialis penyakit dalam ini juga mengatakan cacar monyet bisa menular melalui kursi, bed cover, seprai, dan baju yang dipakai oleh pasien penderita cacar monyet.
"Jadi ada kemungkinan kalau kita duduk di kursi manapun termasuk kursi pesawat. Bahkan melalui bed cover, seprai, melalui pakaian yang baru dipakai oleh pasien," lanjutnya.
Karena mudahnya penularan virus cacar monyet, Profesor Zubairi meminta masyarakat waspada dan siap siaga.
Menurut Profesor Zubairi penularan cacar monyet bisa terjadi jika pasien sudah mengalami kelainan di kulit yang ditandai dengan munculnya cacar atau bintik-bintik. Saat ini masih diteliti apakah pasien tanpa gejala di kulit sudah bisa menularkan atau belum.
Terkait waktu penularan, Profesor Zubairi menyebut sesuai data yang ada, virus cacar monyet memerlukan waktu tiga minggu atau 21 hari untuk menularkan.
"Beberapa data belum diketahui dengan pasti, namun dalam waktu 3 minggu semua sudah akan selesai. Jadi paling lama penularan adalah 21 hari itu data yang ada sampai hari ini,"
Baca Juga: Hasil Liga 2: Tampil Gemilang, Putra Delta Sidoarjo Hajar PSBS Biak 3-0
Diketahui kasus cacar monyet pertama telah ditemukan di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan kebersihan diri.
Tidak hanya itu, Menkes Budi juga berpesan jika melihat ada seseorang dengan gejala cacar monyet bisa segera dilaporkan.
“Pesan saya jaga prokes tetap kebersihan juga dijaga, kemudian kalau ada orang-orang yang sudah berbintik-bintik segera dilaporkan dan jangan bersentuhan fisik dengan orang bintik-bintik cacar, kelihatan kok itu,” kata Menkes Budi dalam siaran konferensi pers di kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Selasa (23/8/2022).(*)
Berita Terkait
-
6 Fakta Virus Monkeypox yang Perlu Kamu Tahu
-
Jangka Waktu Penyembuhan Pasien Cacar Monyet, Kemenkes RI Jelaskan Ini
-
Ketua Satgas Monkeypox IDI Ungkap Alasan Mengapa Proses Identifikasi Pasien Cacar Monyet Butuh Waktu Lama
-
Tak Hanya Cegah Covid-19, Pakar Sebut Cuci Tangan Juga Bisa Cegah Tertular Cacar Monyet
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi