Selebtek.suara.com - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan unggahan pesan-pesan yang diduga dari Bharada E. Dalam pesan tersebut terungkap alasan mengapa Brigadir J dibunuh.
Dalam unggahan pesan-pesan di akun TikTok yang mengatasnamakan Bharada E ada sejumlah poin yang cukup mengejutkan publik. Ia mengungkap alasan Brigadir J terbunuh lantaran mendengar sosok dalang mafia di balik pembakaran gedung Kejagung.
"Irjen Ferdy Sambo juga membunuh alm Brigadir J karena alm Brigadir J juga sudah mendengar siapa dalang (mafia) dalam pembakaran gedung Kejaksaan Agung," tulis pesan dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @richard_eliezer dikutip pada Sabtu (3/8/2022).
"Dengan mendengar hal ini, bos irjen Ferdy Sambo sangat marah sekali dan takut jika Brigadir J membocorkan hal ini ke awak media dan atasan Polri," lanjut akun tersebut.
"Saya dan rekan-rekan saya disuruh bos Irjen Ferdi Sambo untuk menyiksa Brigadir J," imbuhnya.
Dalam video pesan tersebut, akun yang diduga Bharada E juga mengungkap sebelum penembakan dilakukan Ferdy Sambo, Brigadir J sempat menangis dan minta tolong untuk segera dibunuh. Mantan Kadiv Propam Polri itu tambah naik pitam dan melepaskan tembakan yang membuat ajudannya tewas di tempat.
Ferdy Sambo kemudian memerintahkan Bharada E untuk memindahkan keluarganya ke daerah Depok agar tidak dimintai keterangan oleh media. Namun alih-alih mematuhi perintah itu, ia memilih mengungsikan keluarganya ke daerah pedalaman agar terhindar dari ancaman atasannya.
"Saya takut keluarga saya terancam oleh beliau (Ferdy Sambo) sehingga saya memindahkan keluarga jauh ke daerah pedalaman sana dan saya membuang seluruh kartu nomor keluarga saya sebelum pindah agar tidak dapat dilacak oleh pihak provider maupun IT Cyber Polri," katanya.
Dalam video pesan itu, akun yang diduga Bharada E meminta penyidik segera memeriksa istri Ferdi Sambo, Putri Candrawathi terkait penganiayaan pada Brigadir J.
Baca Juga: Rocky Gerung Dorong Gerindra Lebih Terbuka: Prabowo Perlu Klaim Anies dan Sandiaga
"Saya juga minta kepada tim penyidik dan warga Indonesia agar dimintai keteranga kepada ibu Putri secepatnya atas kekerasan yang dilakukan oleh bos Irjen Ferdy Sambo," tuturnya.
Bukan itu saja, pembuat konten yang mengatasnamakan Bharada E juga merasa dirinya tidak aman meski ada di dalam tahanan. Dia mengaku ketakutan mendapat gangguan dari orang-orang suruhan Ferdi Sambo.
"Saya juga merasa ketakutan di dalam sel tahanan nanti, karena say berpikir saya bakal selesai kalau sudah masuk dalam tahanan. Saya sudah memiliki firasat bakal disiksa suruhan beliau karena sudah menaikkan kasus ini," ungkapnya.
Si pembuat konten lantas meminta doa dan dukungan dari seluruh warga Indonesia. Dia juga menyampaikan permintaan untuk terus mengawal kasus ini, apalagi jika tidak ada kelanjutan kabar soal dirinya,
"Saya meminta doa dan pertolongan kepada warga Indonesia, jika saya tidak ada kabar lagi mohon untuk dinaikkan lagi dimana keberadaan saya dan gimana kabar saya," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Tulisan Diduga Milik Bharada E Beredar di Tiktok, Minta Penyidik Segera Gali Keterangan dari Istri Ferdy Sambo
-
Bantu Ferdy Sambo Hilangkan Barang Bukti, Giliran Kompol Baiquni Dipecat Polri Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
6 Fakta Peran Kompol Chuck Putranto di Kasus Brigadir J, Kini Dipecat Tak Hormat
-
Komnas HAM Ungkap Foto Jasad Brigadir J Sesaat Setelah Ditembak Ferdy Sambo Cs
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI