SUARA SEMARANG - Dongkol itulah yang dirasakan oleh istri dari Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Seali Syah. Ia kecewa suaminya punya pimpinan seperti Ferdy Sambo.
Seali Syah merasa suaminya dijebak dan dikorbankan oleh Ferdy Sambo. Sebagai pimpinan tak bisa mengarah dengan baik. Justru ikut terseret dalam kasus dia.
Hendra Kurniawan, suami dari Seali Syah, berpangkat Brigadir Jenderal sebagai Karo Paminal Divpropam Polri dicopot sebab bagian dari Obstruction of Justice.
Seali Syah menyebut Hendra Kurniawan jadi korban dalam skenario rekayasa Ferdy Sambo dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J.
Selama diamankan oleh Polri, Hendra Kurniawan di tempatkan di Mako Brimob. Seali Syah mengaku tak bisa menjenguk saat itu.
Hingga akhirnya sidang kode etik digelar, Mabes Polri menetapkan hasilnya jika Hendra Kurniawan tersangka Obstruction of Justice.
Seali Syah mengaku akan tetap mengikuti hasil dari proses hukum yang dijalani suaminya.
Meski begitu, ia sangat kecewa dengan proses yang terjadi, sebab ia menilai suaminya tidak terlibat.
Seali Syah juga mengatakan sangat kecewa dengan kepemimpinan Ferdy Sambo sebagai atasan suaminya.
Ia pun memilih untuk mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Namun jika ia bisa memilih, lebih baik suaminya mundur sebagai anggota Polri.
Tapi tak mudah untuk meminta langsung suaminya agar mundur dari institusi Polri. Sebab ia paham betul, pengabdian dan prestasi Hendra Kurniawan di Polri.
Maka, pilihannya yang terbaik adalah berharap putusan sidang kode etik kepada suaminya adalah dilakukan PTDH atau pemberhentian tidak dengan hormat.
"Kalau aku yang suruh mundur, suami aku gk akan mau, jadi biar aja di PTDH or apapun itulahh," katanya, dalam Instagram Story miliknya, Kamis (1/9/2022).
Menurutnya, sudah menjadi resiko bagi suaminya memiliki pimpinan seperti Ferdy Sambo.
Ia menilai, keputusan PTDH menjadi yang terbaik, dari pada tetap bertahan di Polri namun tidak diakuinya prestasi dan karir suaminya.
Berita Terkait
-
Keluarga Brigadir J Minta Putri Sambo Ditahan: Waktu Rekonstruksi Sehat, Kayak Kondangan Bawa Tas Mewah
-
CEK FAKTA: Pembunuhan Berencana Ferdy Sambo Dianggap Benar oleh Adat, Bahkan Disebut Pahlawan
-
Brigjen Hendra Kurniawan Terancam Pecat, Polri Tanggapi Unggahan Sang Istri: Dia Punya Hak Mengingkari
-
Menghalangi Penyidikan, Personel Kompol Chuk Putranto Dipecat
-
Efek Kasus Ferdy Sambo, Profesor Suteki Minta Mabes Polri Dibubarkan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026, Top 5 Moisturizer yang Mencerahkan Wajah
-
5 Pasangan Shio yang Punya Kecocokan: Diam-diam Serasi dan Saling Melengkapi
-
Episode 5 dan 6 The Scarecrow Bikin Penonton Ikut Mikir Keras
-
Brass Monkeys: Kenapa yang Jelas Lebih Baik Justru Tidak Dipilih?
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Bikin Film 'Napi: Pesan dari Dalam', Erick Estrada Boyong Penghuni Lapas jadi Aktor
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji