/
Sabtu, 03 September 2022 | 09:16 WIB
Profil Seali Syah istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan (Instagram @sealisyah)

SUARA SEMARANG - Dongkol itulah yang dirasakan oleh istri dari Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Seali Syah. Ia kecewa suaminya punya pimpinan seperti Ferdy Sambo.

Seali Syah merasa suaminya dijebak dan dikorbankan oleh Ferdy Sambo. Sebagai pimpinan tak bisa mengarah dengan baik. Justru ikut terseret dalam kasus dia.

Hendra Kurniawan, suami dari Seali Syah, berpangkat Brigadir Jenderal sebagai Karo Paminal Divpropam Polri dicopot sebab bagian dari Obstruction of Justice.

Seali Syah menyebut Hendra Kurniawan jadi korban dalam skenario rekayasa Ferdy Sambo dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J.

Selama diamankan oleh Polri, Hendra Kurniawan di tempatkan di Mako Brimob. Seali Syah mengaku tak bisa menjenguk saat itu.

Hingga akhirnya sidang kode etik digelar, Mabes Polri menetapkan hasilnya jika Hendra Kurniawan tersangka Obstruction of Justice.

Seali Syah mengaku akan tetap mengikuti hasil dari proses hukum yang dijalani suaminya.

Meski begitu, ia sangat kecewa dengan proses yang terjadi, sebab ia menilai suaminya tidak terlibat.

Seali Syah juga mengatakan sangat kecewa dengan kepemimpinan Ferdy Sambo sebagai atasan suaminya.

Baca Juga: Terbaru dan Gratis Kode Redeem Free Fire FF 3 September 2022, Cepat Klaim Gratis Karakter, Fragmen Hingga Skin Langka

Ia pun memilih untuk mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Namun jika ia bisa memilih, lebih baik suaminya mundur sebagai anggota Polri.

Tapi tak mudah untuk meminta langsung suaminya agar mundur dari institusi Polri. Sebab ia paham betul, pengabdian dan prestasi Hendra Kurniawan di Polri.

Maka, pilihannya yang terbaik adalah berharap putusan sidang kode etik kepada suaminya adalah dilakukan PTDH atau pemberhentian tidak dengan hormat.

"Kalau aku yang suruh mundur, suami aku gk akan mau, jadi biar aja di PTDH or apapun itulahh," katanya, dalam Instagram Story miliknya, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, sudah menjadi resiko bagi suaminya memiliki pimpinan seperti Ferdy Sambo.

Ia menilai, keputusan PTDH menjadi yang terbaik, dari pada tetap bertahan di Polri namun tidak diakuinya prestasi dan karir suaminya.

Load More