Selebtek.suara.com - Jessica Iskandar dikabarkan jatuh bangkrut usai kena tipu bisnis rental mobil hingga miliaran rupiah. Erick Iskandar selaku kakak mengaku kondisi adiknya itu cukup terpuruk atas cobaan ini.
"Jedar saya rasa bingungnya sudah level 10. Saya bilang sabar saja. Kalau memang duitnya pasti kembali," kata Erick Iskandar dilansir Suara.com dari akun YouTube Intens Investigasi yang diunggah baru-baru ini.
Erick Iskandar pun mengungkapkan adiknya sudah kehabisan uang gara-gara musibah yang dialaminya tersebut.
"Soalnya duitnya habis banget yah," terang Erick Iskandar.
Erick Iskandar pun membenarkan sang adik berencana menjual rumah mewahnya yang berada di Jakarta. Jedar sapaannya sedang mencari agensi buat memasarkan rumah tersebut.
"Sudah dilisting. Sudah ngobrol sama beberapa agen," ungkapnya.
Sebagai keluarga, Erick Iskandar tidak bisa melarang Jessica Iskandar buat mengurungkan niat jual rumah. Dia merasa bintang Dealova itu punya pertimbangan sendiri.
"Kita sesama keluarga selalu kasih support, apapun yang dia rencanain untuk ngatasin masalah dia sekarang, kita akan support. Kita nggak akan bilang ngapain dijual sayang," tuturnya.
Meski rumah tersebut memiliki banyak kenangan, namun Erick Iskandar menyadari sang adik punya kebutuhan sehari-hari untuk hidupnya.
Baca Juga: Heboh Serangan Bjorka, Ini Rekomendasi Langkah-langkah Strategis Pengamanan Data
"Rumah itu banyak kenangan cuma mau gimana yah. Pasti kan Jedar punya kebutuhan sehari-hari. Kita juga bingung mau gimana," sambungnya lagi.
Erick Iskandar cuma mengingatkan Jessica Iskandar buat tidak pernah merasa sendirian menghadapi kasus ini.
"Saya bilang ke dia kalau kamu butuh apapun, karena gimana pun juga adik yah," pungkas Erick Iskandar.
Sementara itu, Jessica Iskandar dan suaminya telah memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Bali, pada Jumat (16/9/2022)
Didampingi penasihat hukumnya, Jessica hadir untuk memberikan keterangan terkait kepemilikan mobil yang menjadi barang sengketa dengan terlapor Christopher Stefanus.
Penasihat Hukum Jessica Iskandar, Roland E. Potu, mengatakan kedatangan kliennya di Mako Polda Bali merupakan tindakan lanjutan atas perkara penggelapan mobil Alphard yang sedang dalam proses penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.
Berita Terkait
-
Jatuh Bangkrut Usai Ditipu Bisnis Rental Mobil, Jessica Iskandar Jual Rumah
-
Jessica Iskandar Penuhi Panggilan Polisi Terkait Sengketa Mobil dengan Christopher Stefanus
-
Didiamkan Lama, Mobil Alphard Jessica Iskandar yang Diamankan di Villa Canggu Rusak
-
Mobil Alphard Jessica Iskandar Disita Polda Bali dari Villa di Canggu, Ini Ceritanya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?