- Kim Jong Un terpilih kembali menjadi presiden oleh Majelis Rakyat Tertinggi di Pyongyang pada hari Senin, 23 Maret.
- Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, tidak ada dalam daftar elite negara, memicu penyelidikan intelijen internasional.
- Parlemen membahas revisi konstitusi yang memperkuat kebijakan Korea Utara yang mendefinisikan Korea Selatan sebagai musuh.
Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali terpilih sebagai presiden oleh Majelis Rakyat Tertinggi di Pyongyang, Senin (23/3).
Pengangkatan ini terjadi dalam sidang parlemen yang juga membahas arah kebijakan pemerintahan ke depan.
Namun, perhatian justru tertuju pada absennya sang adik, Kim Yo Jong, dari daftar elite negara.
Hilangnya sosok kunci tersebut memicu tanda tanya besar di kalangan pengamat dan intelijen internasional.
Kim Yo Jong sebelumnya merupakan anggota penting Komisi Urusan Negara sejak 2021.
Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan tengah menyelidiki alasan di balik ketidakhadirannya dalam struktur terbaru kekuasaan.
Sejumlah analis menilai absennya Kim Yo Jong belum tentu berarti kehilangan pengaruh.
“Ini bisa jadi bagian dari redistribusi peran strategis di dalam Partai Pekerja,” ujar seorang pengamat seperti dilansir dari media Korsel.
Di sisi lain, sidang parlemen juga membahas revisi konstitusi yang krusial.
Baca Juga: Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
Salah satu fokus utama adalah memperkuat kebijakan dua negara bermusuhan terhadap Korea Selatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kim Jong Un telah meninggalkan gagasan reunifikasi damai.
Kim Jong Un kini secara terbuka mendefinisikan Korea Selatan sebagai negara musuh dalam kebijakan resmi Pyongyang.
Selain isu politik, parlemen juga mengevaluasi pelaksanaan rencana ekonomi lima tahun yang diumumkan pada Februari lalu.
Pemerintah Korut berupaya menjaga stabilitas di tengah tekanan ekonomi dan dinamika geopolitik yang terus meningkat.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
-
Kamu Pasti Gak Tahu! Deretan Kerandoman Liga Korea Utara yang Penuh Misteri
-
Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS