- Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengklaim 40 negara telah menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris.
- Sa'ar menyatakan rezim Iran kini lemah secara militer dan diplomatik akibat tekanan internasional yang berhasil dilakukan.
- Ancaman jangkauan rudal Iran yang meluas dibuktikan melalui serangan baru-baru ini ke pangkalan militer di Diego Garcia.
Suara.com - Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengklaim keberhasilan besar dalam tekanan internasional terhadap Iran.
Gideon menyebut sebanyak 40 negara kini telah menetapkan Korps Garda Revolusi Islam sebagai organisasi teroris.
“Rezim Iran telah berubah dari kekuatan berbahaya menjadi negara yang lemah secara militer dan diplomatik,” ujarnya dilansir dari media Israel, Channel 14.
40 negara yang diklaim Gideon ialah, Montenegro, Makedonia Utara, Serbia, Islandia, Liechtenstein, Uni Eropa (27 negara), Bosnia dan Herzegovina, Albania, Moldova, Paraguay, Ekuador, Australia, Argentina dan Ukraina.
Gideon menambahkan bahwa persepsi dunia terhadap ancaman Iran kini telah berubah drastis.
“Di seluruh kawasan dan dunia, semua memahami bahaya ini. Kami memiliki sekutu yang siap berdiri bersama untuk menghentikan ancaman tersebut,” katanya.
Sa’ar juga mengungkapkan capaian diplomatik terbaru yang disebutnya sebagai data luar biasa.
“Sebanyak 40 negara telah menetapkan Garda Revolusi sebagai organisasi teroris. Ini hasil langsung dari upaya kami, dan jumlah itu akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa komunitas internasional semakin solid dalam menghadapi Teheran.
Baca Juga: Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
Sa’ar bahkan menyebut Garda Revolusi sebagai representasi langsung dari rezim Iran itu sendiri.
Selain itu, Sa’ar menyoroti ancaman militer Iran yang dinilai semakin nyata. Ia memperingatkan dampak besar jika Iran memiliki senjata nuklir.
“Jika tanpa senjata nuklir saja mereka sudah bertindak tanpa batas, bayangkan apa yang terjadi jika mereka memiliki payung nuklir,” katanya.
Sa’ar juga menyinggung serangan terbaru terhadap pangkalan militer AS di Diego Garcia.
Menurutnya, insiden itu menunjukkan jangkauan rudal Iran yang semakin luas.
“Serangan itu membuktikan dua hal: jangkauan rudal mereka bisa mencapai seluruh Eropa, dan klaim mereka sebelumnya soal batas kemampuan adalah tidak benar,” ujar Sa’ar.
Berita Terkait
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan