Selebtek.suara.com - Tragedi stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan nyawa melayang masih menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat. Insiden kelam bagi dunia persepakbolaan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) itu begitu memilukan.
Duka atas tragedi Kanjuruhan usai laga Derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya terutama dirasakan oleh para keluarga korban.
Seperti duka yang dirasakan oleh seorang ibu yang anaknya menjadi salah satu korban dalam kerusuhan Kanjuruhan. Ibu ini kerja merantau ke Jakarta dan pulang ke Malang karena mendengar kabar duka tentang sang anak.
Kisah pilu si ibu tersebut dibagikan oleh seorang warganet yang tidak sengaja bertemu di bandara Soetta dalam perjalannya menuju Malang.
"Ada ibu-ibu paruh baya yang menghampiri saya yang sedang berdiri di counter tanya, 'Mas ini gate untuk penerbangan ke Surabaya ya'. Saya jawab, 'Iya Bu betul. Ibu mau ke mana?'," tulis warganet tersebut, yang diunggah ulang oleh akun Instagram @makassarinfoku, dikutip Senin (3/10/2022).
Ibu tersebut lantas menjelaskan bahwa dirinya mau pulang ke rumahnya di Malang karena sang anak menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan. Meskipun anaknya telah dimakamkan, ibu yang bernama Yuli ini ini tetap menginginkan kembali ke rumahnya.
"Saya mau pulang mas, anak saya meninggal karena nonton pertandingan Arema," tulis warganet tersebut menirukan ucapan Yuli.
"Sambil terisak si ibu menambahkan, 'Anak saya sudah dimakamkan, tapi saya belum sempat lihat wajah untuk terakhir kali'," lanjutnya.
Yuli kemudian menunjukkan pesan terakhir anaknya saat pamit untuk menonton pertandingan yang rupanya menjadi izin terakhir yang diberikan untuk sang anak.
Baca Juga: Giliran Deddy Corbuzier Dihujat Gegara Ngontenin Kasus KDRT Lesti Kejora
"Bu, saya izin berangkat nonton Arema nggih," pesan sang anak.
Warganet ini lantas menawarkan tumpangan dari Surabaya ke Malang untuk ibu ini. Saat di perjalanan, ibu tersebut juga menunjukkan foto anaknya yang menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan.
Anak Yuli biasa dipanggil Bregi. Ia anak kedua dari empat bersaudara dan sedang menempuh pendidikan SMK kelas 2.
Yuli mengaku dia adalah single parent yang rela bekerja jauh-jauh di Jakarta demi penghasilan yang lebih layak
"Dia juga menunjukkan foto anaknya dan bilang, 'Saya jauh-jauh kerja di Jakarta itu buat besarin anak. Kalau anak saya sudah nggak ada seperti ini rasanya semua terasa sia-sia'," katanya.
Air mata warganet itu pun tidak bisa dibendung saat mendengar perkataan dari ibu tersebut.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Kekayaan Kapolda Jatim Nico Afinta Capai Rp 5,9 Miliar, Tak Naik Sepeserpun Selama 3 Tahun!
-
Komisi X DPR Minta Pemerintah Kebut Bikin SOP Baru Soal Sepak Bola Pasca Tragedi Kanjuruhan
-
Tragedi Kanjuruhan, LPSK: Negara Harus Hadir dan Bertanggung Jawab
-
Data Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan Simpang Siur, Susi Pudjiastuti Bingung: yang Benar Angka yang Mana?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah