Selebtek.suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menanggapi kabar penarikan beberapa produk sampo milik Unilever di Amerika Serikat karena mengandung bahan kimia benzena yang berbahaya bagi kesehatan.
Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Reri Indriani menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan produk yang ditarik tersebut tidak dijual di Indonesia.
“Untuk yang sampo Dove, TRESemmé, dan lain-lain itu kami sudah melakukan penelusuran dan pengecekan. Produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia,” ungkap Reri dalam dalam konferensi pers Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI), Selasa (25/10/2022), dikutip dari Suara.com.
Reri mengatakan, pihaknya akan selalu melakukan pengecekan terhadap berbagai produk yang dijual di Indonesia dan segera melarang peredarannya jika ditemukan kandungan terlarang.
“Kami tetap akan melakukan pengecekan karena kami memang biasanya akan melarang menjual di pasaran jika ada kandungan yang dilarang. Tapi untuk produk yang ini tidak ditemukan,” terang Reri.
Unilever Indonesia sendiri menegaskan jika kode lot produk yang ditarik di luar negeri, tidak dijual dan diedarkan di Indonesia, sehingga tidak ikut terdampak.
"Unilever Indonesia bukan bagian dari penarikan sampo kering ini dan tidak ada produk maupun pasar Unilever lainnya yang terkena dampak dari penarikan ini," tulis Unilever sebagaimana keterangan yang diterima suara.com, Rabu (26/10/2022).
Melansir CNN, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan sejumlah produk Unilever yang telah ditarik penjualannya dari pasar kerena mengandung benzena.
Beberapa barang yang ditarik itu merupakan hasil produksi bulan Oktober 2021. FDA pun telah melarang masyarakat untuk menggunakan produk sampo tersebut.
Baca Juga: Hujan Deras, Empat Desa di Kabupaten Sampang Madura Terendam Banjir
Kandungan benzena yang ditemukan dalam produk tersebut merupakan karsinogen manusia. Paparan benzena dapat menyebabkan kanker dan berpotensi merusak sistem kekebalan tubuh dengan mengubah kadar antibodi dan menyebabkan hilangnya sel darah putih.
Berikut ini 19 daftar produk unilever yang ditarik di Amerika dan Kanada terkait bahan kimia Benzena mengutip situs Unilever:
1. Dove Dry Shampoo Volume and Fullness
2. Dove Dry Shampoo Fresh Coconut
3. Dove Dry Shampoo Fresh and Floral
4. Dove Dry Shampoo Ultra Clean
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'