Selebtek.suara.com - Raja Charles ingin Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadiri penobatannya tetapi kehadiran mereka dapat menyebabkan 'kekacauan', klaim pakar kerajaan.
Sementara daftar tamu untuk penobatan Raja Charles belum dirilis, seorang pakar kerajaan telah mengklaim bahwa keinginan Raja untuk mengundang pasangan Sussex itu kemungkinan akan menimbulkan masalah.
Penobatan Raja Charles akan berlangsung tahun depan, tetapi apakah putranya, Pangeran Harry, dan menantu perempuannya, Meghan Markle, akan hadir atau tidak, masih menjadi pertanyaan di benak banyak orang.
Menurut salah satu pakar kerajaan, Charles ingin pasangan itu terbang, tetapi dengan rincian memoar Pangeran Harry berjudul 'Spare' yang belum diketahui, kekacauan keluarga dapat terjadi.
Kerajaan sendiri telah mendapat laporan bahwa Pangeran Harry telah mengkonfirmasi nama dan tanggal rilis buku barunya yang akan datang.
Spekulasi tentang penobatan Raja Charles, yang akan berlangsung pada 6 Mei 2023 di Westminster Abbey, sudah matang. Sementara itu banyak yang lebih terfokus pada daftar tamu.
Dari 2.000 tamu yang diharapkan hadir, dua nama menjadi pusat spekulasi - Pangeran Harry dan Meghan Markle. Tidak ada keraguan bahwa pasangan akan mendapatkan undangan, tetapi apakah mereka memutuskan untuk terbang ke London dari rumah mereka di California dan hadir namun justru menimbulkan argumen - terutama mengingat tanggal penobatan jatuh, kebetulan, pada hari ulang tahun putra mereka, Archie, yang keempat.
Menurut komentator kerajaan Christiana Maxion, kehadiran Harry dan Meghan di penobatan mungkin sebuah kesalahan. Berbicara kepada OK!, Maxion menjelaskan, "Dengan meninggalnya Ratu, tidak ada keraguan bahwa dinamika keluarga telah berubah, dan saya yakin ayah Harry, Raja Charles, setidaknya menginginkan dia di penobatannya yang akan datang."
"Kembalinya Harry dapat menyebabkan banyak kekacauan dalam keluarga, tetapi ikatannya dengan Meghan dapat memperkuat gaya mereka yang seolah-olah 'kita melawan dunia', yang dapat mengarah pada lebih banyak pengucilan dan 'pertempuran' dikeluarga."
Baca Juga: Ini yang Membuat Kate Middleton Tidak Bisa Dekat dengan Meghan Markle
Sejak kematian Ratu pada bulan September, desas-desus yang penuh harapan dan tidak berdasar bahwa Harry dan Meghan akan merencanakan kembali ke Inggris telah menyebar.
Buku yang sangat dinanti, yang ditetapkan untuk publikasi pada 10 Januari 2023 menurut reporter kerajaan Richard Eden, sebelumnya telah ditunda ketika Harry kembali dan menulis bab baru tentang pemakaman Ratu dan peristiwa-peristiwa di sekitarnya, mendorong mundur tanggal rilis aslinya.
Tidak peduli kapan keluar, isi buku tersebut kemungkinan akan menentukan dinamika keluarga ke depan, termasuk apakah Harry dan Meghan bisa memilih, atau bahkan diundang, menghadiri penobatan Raja Charles.***
www.msn.com/en-us/entertainment
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini