/
Senin, 03 April 2023 | 22:47 WIB
Ayah David Ozora Sindir Telak Rafael Alun dan Mario Dandy yang Sama-sama Pakai Baju Tahanan Oranye (Suara.com/Alfian Winanto)

Selebtek.suara.com - Rafael Alun Trisambodo resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak itu ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak hari ini, Senin, 3 April 2023.

"Untuk kepentingan penyidikan RAT ditahan selama 20 hari pertama sejak 3 Aril hingga 22 April 2023," ujar Ketua KPK, Firli Bahuri dalam konferensi pers di gedung KPK, dikutip dari Suara.com pada Senin (3/4/2023).

Sebelum ditahan ayah tersangka penganiayaan Mario Dandy itu menjalani pemeriksaan sekitar 6,5 jam sebagai tersangka dugaan gratifikasi di Kementerian Keuangan di Gedung Merah Putih KPK.

Usai pemeriksaan Rafael turun dari ruang penyidikan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Rafael menyusul sang anak, Mario Dandy yang telah lebih dulu ditahan atas kasus penganiayaan terhadap David Ozora, anak pengurus GP Ansor.

Mario Dandy (sumber: YouTube KOMPAS TV)

Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina turut menanggapi penahanan Rafael Alun Trisambodo. Dalam cuitannya ia menyindir keluarga Rafael yang mengenakan baju tahanan oranye. 

"Itu keluarga atau tim Belanda, kok jersinya orens," cuit Jonathan, dikutip Senin (3/4/2023).

Sebelumnya, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan status perkara Rafael Alun telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan setelah ditemukan adanya unsur pidana.

Baca Juga: Ira Riswana Sebut Keluarga Tabrakan Manfaatkan Situasi: Ada Permintaan yang Tak Masuk Akal

"Jadi ada dugaan pidana korupsinya telah kami temukan. Terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak (Rafael Alun) pada Ditjen Pajak Kemenkeu tahun 2011-2023," kata Ali kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/3/2023).

Penetapan tersangka kepada Rafael Alun juga diputuskan setelah menemukan barang bukti yang cukup.

"Kami temukan peristiwa pidana dan dari bukti permulaan yang cukup," kata Ali.(*)

Load More