Selebtek.suara.com - Belakangan ini publik tengah dihebohkan dengan fenomena pengobatan Ida Dayak.
Wanita asal Kalimantan Timur ini menuai sorotan dan dianggap sakti karena bisa mengobati berbagai penyakit tanpa pengobatan medis.
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, tampak wanita yang selalu mengenakan pakaian khas suku Dayak ini bisa menyembuhkan pasien yang lumpuh atau tangan bengkok tanpa bantuan medis.
Cara Ida Dayak mengobati pasiennya pun cukup sederhana. Ia hanya menggunakan minyak warna merah khas suku Dayak lalu mengurut bagian tubuh pasien yang sakit.
Hal tersebut membuat sebagian umat Muslim bertanya-tanya apakah boleh mengikuti pengobatan Ida Dayak tersebut.
Melansir video yang tayang di kanal YouTube TV Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya menyebut pengobatan merupakan bagian dari kebaikan yang memberikan manfaat.
Setiap muslim diperintahkan untuk bertanya pada orang yang memiliki keahlian termasuk pengobatan. Bahkan umat Islam pun diperbolehkan berobat kepada non muslim.
"Jika itu pengobatan yang sifatnya mengadalkan keahliannya, maka hal itu bukan sekedar boleh tapi kita diajarkan, diperintahkan untuk kita bertanya kepada orang yang punya keahlian," tutur Buya Yahya, dikutip Selebtek.suara.com pada Senin (10/4/2023).
"Kita boleh pergi ke dokter yang non muslim sekalipun," sambungnya.
Baca Juga: Profil Sridevi DA, Pemeran Adara dalam Sinetron Magic 5 Indosiar
Buya Yahya memberi contoh jika sakit gigi maka muslim boleh berobat ke dokter non muslim sekalipun untuk mengurusi giginya.
Namun ada juga aturan dalam Islam yang membatasi interaksi antara dokter dan pasien yang berlainan jenis.
"Tapi secara umum, Anda seorang wanita muslimah, ingin benahi gigi Anda ke seorang dokter non-muslim, maka sah-sah saja. Ini berkenaan dengan keahlian. Termasuk operasi dan segala macem, diperkenankan karena berkenaan dengan keahlian," ungkap Buya.
"Maka jika seperti tu kepada siapapun pengobatannya sah," jelasnya.
Rambu-rambu tersebut juga berlaku dalam pengobatan patah tulang atau pijat.
"Termasuk ilmu pijit sekalipun. Anda seorang laki-laki ingin pijit kepada seorang laki-laki non muslim, maka sah saja. Karena itu keahlian. Jadi sebatas keahlian maka itu boleh," terang Buya Yahya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Terbukti Ampuh, Raffi Ahmad Bawa Ida Dayak Sembuhkan Stroke Tukul Arwana
-
Pesulap Merah Bongkar Trik Darah Kotor Ida Dayak: Itu Minyak yang Berubah Warna!
-
Pesulap Merah Ungkap Kebohongan Obat Tradisional Ida Dayak, Warganet Membela: Mereka Cuma Ingin Sembuh
-
Berpuasa Tapi Ghibah Jalan Terus, Bagaimana Hukumnya? Buya Yahya: Jangan Main-main
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'