Selebtek.suara.com - Penggemar K-pop mulai mempertanyakan apakah TWICE bukan lagi "Nation Girl Group Gen-3"? Hal ini muncul karena rasa penasaran penggemar K-pop mengapa TWICE gagal menjual habis tiket konser mereka di Seoul meskipun popularitas mereka sangat besar di Korea Selatan.
Pada 13 Maret, diumumkan bahwa TWICE akhirnya akan memulai tur dunia baru dan tur kelima mereka "READY TO BE" mulai bulan April hingga Juli. Di antara negara-negara yang akan dikunjungi oleh grup beranggotakan sembilan orang itu, adalah negara mereka sendiri, Korea Selatan.
Menurut pengumuman awal, konser di Korea Selatan akan diadakan selama dua hari pada tanggal 15 dan 16 April di KSPO Dome di Songpa-gu, Seoul dan diperkirakan akan dihadiri sekitar 14.893 penonton.
Jumlah tersebut hanya berlaku untuk konser offline, karena hari ke-2 akan disiarkan juga melalui platform Beyond LIVE, untuk mengantisipasi bahwa lebih banyak penggemar global akan dapat menyaksikan konser tersebut.
Konser ini akan menjadi pertama kalinya bagi TWICE untuk tampil di tempat yang sama lagi setelah tur dunia keempatnya "III" pada Desember 2021. Karena itu diharapkan banyak penggemar Korea, terutama ONCE (fandom TWICE) akan pergi dan bertemu grup di konser.
Namun bertolak belakang dengan ekspektasi orang, TWICE hanya mampu menjual 86,1% tiket mereka per tanggal 12 April. Tinggal tiga hari lagi menuju konser, namun netizen mulai bertanya-tanya mengapa grup tersebut belum juga menjual habis tiket konser mereka di Seoul.
Sebagai perbadingan, TWICE langsung menjual seluruh tiketnya untuk konser Korea sebelumnya di tahun 2019 dan 2021, hanya beberapa hari setelah penjualan tiket. Akibatnya, pengguna internet dan media berspekulasi bahwa TWICE sudah dalam fase penurunan popularitasnya di Korea.
Baru-baru ini, TWICE membuat comeback dengan mini album barunya, "Ready To Be" dan judul lagu utama "SET ME FREE,". Namun lagu itu tidak berhasil dengan baik di chart musik Korea, tidak seperti masa kejayaan mereka. TWICE bahkan disebut-sebut kalah dari girl group populer saat ini seperti IVE dan NewJeans.
Namun, alasan mengapa mereka memiliki penjualan tiket yang rendah karena "popularitas yang menurun" di Korea juga tidak menjadi masalah. Pasalnya, dari segi ketenaran, TWICE terus berkembang terutama di pasar internasional.
Bahkan, pada 24 Maret, TWICE berhasil menjual habis tiket konsernya di Los Angeles di Stadion SoFi, dengan kapasitas tempat duduk lebih dari 70 ribu. Girl group ini membuat sejarah sebagai girl group K-pop pertama yang mencapai ini. Tiket tersebut sudah dibeli sepenuhnya, jauh sebelum tanggal konsernya yang dijadwalkan pada 10 Juni.
Jadi, jika TWICE bisa menjual habis stadion dengan kapasitas 70 ribu, apa yang menghentikan orang Korea untuk menjual habis tempat dengan sekitar 15 ribu kursi?
Baru-baru ini, penggemar internasional memprotes rencana ONCE Korea karena mengisyaratkan rencana mereka untuk memboikot konser di Seoul tersebut.
Rupanya penggemar Korea tidak senang dan frustrasi karena TWICE jarang dipromosikan di negara tersebut meskipun album tersebut adalah comeback Korea. Karena jadwal Korea yang menurun dan lebih banyak promosi di Amerika Serikat, K-ONCES memutuskan untuk tidak mendukung konser grup tersebut di Seoul. ***
Sumber: Kpopstarz.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'