Selebtek.suara.com - Indra Priawan menjadi sorotan akhir-akhir ini usai persengketaanya dengan Mintarsih, bibi kandungnya sendiri perihal saham Blue Bird.
Disebutkan oleh Mintarsih jika Indra Priawan menggelapkan saham Blue Bird dan hidup mewah dari kecurangan mengelola perusahaan.
Blue Bird adalah perusahaan transportasi terkemuka yang menyediakan layanan taksi, transportasi online, travel, dan bus pariwisata.
Sebelum menjadi terkenal dengan layanan transportasi online, Blue Bird sudah lama beroperasi dan dikenal oleh masyarakat.
Perusahaan ini didirikan oleh Mutiara Siti Fatimah dan pada tahun 1972, 25 armada Blue Bird mulai beroperasi di Jakarta.
Mereka menjadi taksi pertama yang menggunakan sistem tarif berdasarkan argometer.
Blue Bird terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan nyaman.
Karena komitmen ini, kejayaan Blue Bird tetap berlanjut.
Terlepas dari polemiknya, menarik untuk disimak profil dari sosok Indra Priawan, suami Nikita Willy yang dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (2/9/2023).
Baca Juga: Jangan Larang Anak Jika Berada di Fase Ini! Berikut Pedoman untuk Bantu Dukung Tumbuh Kembangnya
Kini, bisnis Blue Bird akan diteruskan oleh generasi ketiga, Indra Priawan Djokosoetono.
Dia adalah anak kedua dari pasangan Chandra Suharto Djokosoetono dan Karlina Damri.
Ayahnya, Alm. Chandra, dulunya adalah presiden komisaris Blue Bird yang berperan besar dalam pertumbuhan bisnis transportasi ini.
Indra Priawan Djokosoetono, yang lahir pada 15 Februari 1992 di Jakarta, adalah lulusan Teknik Industri dari Universitas Indonesia.
Dia juga melanjutkan pendidikan Magister Bisnis Internasional di Hult International Business School, Amerika Serikat, serta mengambil pendidikan Project Management di kampus yang sama.
Meskipun usianya masih muda, Indra Priawan Djokosoetono memiliki pengalaman kerja yang cukup.
Berita Terkait
-
Tanggapan Fajar Sad Boy Datang ke Manajemen Denny Cagur Dalam Kondisi Miskin, Setelah Sukses...
-
Kisruh Pewaris Blue Bird, Suami Nikita Willy Dilaporkan Tantenya Sendiri ke Bareskrim Polri: Saya Dimasukkan ke Dalam Kamar Gelap
-
Indra Bekti Jadi Presenter Miskin, Rumah Disita dan Punya Utang Rp2,5 Miliar Tapi Aldilla Jelita Tetap Ingin Rujuk
-
Venna Melinda Dirawat di Rumah Sakit, Ferry Irawan Bukannya Kasihan Malah Akan Laporkan Balik ke Polisi
-
Tersandung Royalti Ahmad Dhani, Once Mekel Putuskan Jadi Caleg PDIP: Musisi Harus Jadi Ujung Tombak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China
-
PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?