/
Minggu, 29 Mei 2022 | 11:31 WIB
Basarnas Semarang

SUARA SEMARANG - Sebanyak 4 nelayan terhempas ombak di perairan Moro, Kabupaten Demak dan salah satu di antaranya masih hilang.

Kejadian terjadi sejak Kamis (26/5/2022) saat 4 nelayan tersebut mencari ikan menggunakan perahu di perairan Moro, Demak.

Ombak yang datang menghempaskan perahu yang digunakan 4 nelayan tersebut ketika melaut.

Dua orang, masing-masing bernama Mustaqim dan Ali selamat dengan bepegangan pada benda-benda yang mengapung.

Keduanya kemudian dievakuasi oleh perahu Bolga Putra Mandala yang saat itu sedang melaut di kawasan tersebut.

Rekan Mustaqim dan Ali bernama Muhlisin warga Demak kemudian berhasil ditemukan tim SAR dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (27/5/2022).

Satu lagi nelayan yang masih dalam pencarian tim SAR adalah Sholikin (50) warga  Desa Bungo RT 01/ RW 05 Kecamatan Wedung Kabupaten Demak.

"Saat melaut perahu yang ditumpangi terhempas ombak besar. Empat nelayan terpental ke laut. Mustaqim dan Ali berhasil selamat dengan memegang benda apung galon dan ember," kata Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto Minggu (29/5/2022).

"Mereka terombang-ambing di tengah laut  diselamatkan oleh perahu Bolga Putra Mandala," tambahnya.

Hari ini, pencarian masih dilakukan tim SAR gabungan dengan berfokus ke arah barat.

"Hingga saat ini tim SAR gabungan pencarian masih melakukan pencarian ke arah Barat kurang lebih 9 Nautical mil dari darat pantai Moro Demak, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan," pungkasnya.

Load More