SUARA SEMARANG - Carlos Fortes kembali menjadi pahlawan kemenangan saat PSIS Semarang menjamu Arema FC di Stadion Jatidiri pada Sabtu (4/6/2022).
Carlos Fortes mencetak brace dan membawa PSIS Semarang unggul 2-1 atas Arema FC.
Dalam dua pertandingan terakhir, Carlos Fotres sudah mencetak 3 gol, 1 ke gawang PSM Makassar dan dua ke gawang mantan klub yang dia bela musim lalu, yakni Arema FC.
Jalannya laga uji coba antara PSIS vs Arema berlangsung seru karena kedua tim tampil menyerang sejak awal babak.
Perang lini tengah sangat terlihat dalam laga kali ini. Jika satu tim kehilangan bola di lini tengah, tim lainnya akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk langsung menyerang.
Seperti peluang pertama Carlos Fortes yang mana diawali dari kesalahan umpan pemain Arema FC.
Carlos Fortes langsung menembakkan bola ke arah gawang Arema FC namun mampu ditepis penjaga gawang asal Portugal, Maringa.
Kesempatan kedua Carlos Fortes kemudian datang dan sempat menembakkan bola ke arah gawang.
Maringa lagi-lagi mampu menutup ruang tembak Carlos Fortes namun bola yang memantul ke tubuh pemain berambut gimbal tersebut masuk ke dalam gawang sehingga skor menajdi 1-0 pada menit 48.
Tidak lama berselang Arema FC merespon dengan serangan cepat.
Aliran bola sangat cepat diperagakan Arema FC dari lini tengah ke sisi kiri pertahanan PSIS Semarang.
Bola kemudian di-crossing ke arah sebaliknya disambut Jayus Hariono dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit 51.
Pergantian pemain kemudian dilakukan Arema FC dengan memasukkan Evan Dimas menggantikan Gian Zola.
Namun pada menit 84, Carlos Fortes kembali mencetak gol setelah menyerobot bola yang hampir ditendang Oktafianus Fernando di depan gawang Arema FC.
Skor berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kemenganan tuan rumah PSIS Semarang.
Pertandingan sempat dihentikan dua kali lantaran asap flare dari suporter yang ada di tribun mengganggu jarak pandang.
Dalam laga PSIS vs Arema FC kali ini, sayangnya Taisei Marukawa harus absen lantaran sakit radang tenggorokan dan demam sehingga harus istirahat total terlebih dahulu.
Berita Terkait
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
-
Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
-
Jateng Media Summit 2026 Dorong Pemda Perkuat Strategi Digital untuk Tangkal Hoaks
-
DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro
-
Tanggul Sungai Silandak Rembes, Jalan di Semarang Ambles Dua Meter
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi
-
Kabar Cedera Jay Idzes di Pekan Penutup Serie A dan Dampaknya Jelang Gabung Timnas Indonesia
-
Satgas PASTI Hentikan Appeninc, VID, dan Sensenowai, Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Investasi
-
Niat Puasa Arafah Digabung Qadha Ramadan, Bayar Utang Sekaligus Hapus Dosa 2 Tahun
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor
-
Literasi Keuangan Jadi Bekal Anak Muda Hadapi Risiko Finansial Masa Depan
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Arne Slot Ungkap Biang Kegagalan Liverpool Musim Ini
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?