"Kami berkomitmen untuk memberikan tingkat dukungan yang sama kepada pengguna, mitra, dan pedagang kami di semua pasar ini."
Meski demikian, memo tersebut tidak merinci negara-negara Asia Tenggara mana yang akan terkena dampak PHK.
Shopee memiliki pos terdepan di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan tentu saja Singapura.
Chris Feng menambahkan, bahwa perusahaan akan melakukan "yang terbaik yang kami bisa" untuk mendukung pekerja yang terkena dampak.
Karena langkah itu akan berdampak besar pada mereka dan keluarga mereka.
PHK massal itu terjadi bahkan ketika Sea - perusahaan yang memiliki Shopee - yang terdaftar di New York, mencatat penjualan dan pembukuan kerugian pada kuartal pertama tahun ini.
Seorang juru bicara Shopee menolak berkomentar ketika di dekati oleh Strait Times untuk mengkonfirmasi skala PHK, peran yang terlibat dan apakah pekerja di Singapura terpengaruh.
Strait Times juga telah menghubungi Sea dan Kongres Serikat Buruh Nasional untuk memberikan komentar.
Perusahaan teknologi besar seperti Sea, yang meraup untung besar di tengah digitalisasi cepat yang di paksakan oleh pandemi Covid-19.
Kini, usai pandemi Covid-19 mereda, terjadi inflasi tinggi, tenaga kerja yang langka, dan gangguan rantai pasokan yang mengancam akan memakan keuntungan Shopee.
Diduga kuat pula akibat ketidakpastian ini, investor mulai menghindari saham Shopee yang merugi dalam beberapa bulan terakhir.
Mengutip DealStreetAsia, PHK tersebut berpotensi terjadi di beberapa pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand dan Vietnam.
Demikian informasi dugaan kabar Shopee akan lakukan PHK massal pada berbagai cabang di negara termasuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia.
Berita Terkait
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Ekonom Bongkar Alasan Warga Pesimis Cari Kerja: PHK Marak, Ekonomi Melambat
-
Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja
-
Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya
-
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian