/
Rabu, 22 Juni 2022 | 14:51 WIB
suara.com

Namun niat puasa Arafah ini diperbolehkan untuk dibaca pada siang hari selama belum makan, minum atau hal lainnya yang membatalkan puasa. 

Niat puasa Arafah adalah sebagai berikut:

"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ" yang berarti "Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT". 

Keutamaan Puasa Arafah

Keutamaan puasa Arafah sangat besar sehingga disebut sebagai puasa sunnah yang sangat dianjurkan (muakkad). 

Hal tersebut sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang berarti.

"Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lalu. (HR Muslim)".

Beberapa keutamaan melakukan puasa Arafah di antaranya adalah:

1. Menebus dosa selama 2 tahunRasulullah Shallallhu ‘alaihi wasallam bersabda: "Ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Imam Muslim).

2. Amalan yang disukai Allah

"Tidak ada satu amal shalih yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Zulhijah)." 

3. Dilakukan pada hari Arafah

"Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka melebihi hari arafah" (HR. Muslim)
4. Sunnah Rasulullah SAW

"Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa asyura, puasa hari arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan shalat dua rakaat sebelum subuh" (HR. An Nasa’i dan Ahmad)

5. Jauh dari siksa api neraka

Load More