SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta warga Kampung Melayu sabar karena wilayahnya sedang ada proyek.
Walikota Semarang yang biasa disapa Hendi tersebut mengatakan kepada warga setempat bahwa Kampung Melayu juga menjanjikan bahwa proyek revitalisasi tersebut akan berlangsung hingga Agustus.
Oleh karena itu, Hendi meminta warga Kampung Melayu yang terdampak proyek legowo karena niat dari Pemkot Semarang adalah untuk mejadikan kawasan tersebut lebih baik.
"Pokoknya ini kan niatnya membenahi kampungnya panjenengan, jadi memang perlu saling tenggang rasa menghormati," tutur Walikota Semarang kepada warga yang ditemuinya, Kamis (23/6/2022).
"Insya Allah bulan Agustus nanti bisa selesai dan wilayah panjenengan tambah baik, ekonominya juga tambah bagus karena wisatawan akan datang ke sini," imbuhnya.
Walikota Semarng meminta pelaksana proyek untuk mempercepat pekerjaannya.
Jalan Layur ditutup sementara agar pekerjaan revitalisasi bisa lebih cepat diselesaikan.
"Coba dirembug, misalnya disediakan parkir mobil dan motor sementara, lalu ada yang menjaga, sehigga pekerjaannya bisa lebih cepat selesai," pinta Hendi.
Adapun pembangunan Kampung Melayu disebutkannya sebagai kelanjutan revitalisasi kawasan cagar budaya Kota Lama untuk semakin mengungkit kunjungan wisata ke Kota Semarang.
"Kampung melayu ini merupakan salah satu pengembangan dari kawasan Kota Lama setelah Little Netherland kita masuk ke daerah Kampung Melayu ini," ujar Hendi.
Saat ini, pekerjaan di Kawasan Kampung Melayu diungkapkan Hendi telah mencapi progres sebesar 70 persen dan diperkirakan pada bulan Agustus nanti selesai, dan akan menjadi salah satu ikon wisata baru di Kota Semarang.
"Nantinya masyarakat domestik maupun wisatawan luar, bisa menyaksikan salah satu sejarah panjang Kota Semarang yang ada di wilayah Kampung Melayu," punkgas Hendi.
Berita Terkait
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dari AI hingga Hoaks, Jateng Media Summit 2026 Bahas Tantangan Berat Media Lokal
-
Jateng Media Summit 2026 Dorong Pemda Perkuat Strategi Digital untuk Tangkal Hoaks
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
Terkini
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
4 OOTD Grungy Streetwear ala Yeonjun TXT yang Cool dan Chic Banget!
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Gusti Moeng Ungkap Alasan KGPH Hangabehi Ditetapkan Sebagai PB XIV: Memperhatikan Nasab!
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar
-
KPK Sita Deretan Kendaraan Mewah dari OTT Imigrasi Jakbar, Ada Triumph hingga Mercy
-
Selain Mark-up Motor hingga Sepatu MBG, Dadan Cs Diduga Loloskan SPPG Tak Penuhi Syarat
-
Bongkar Gurita Korupsi MBG! Kejagung Temukan Banyak Yayasan SPPG Dadan Cs di Seluruh Indonesia
-
Saat Impian ke Tanah Suci Berujung Nestapa: Di Mana Letak Tanggung Jawab Influencer?
-
Prabowo Tekankan Pancasila Pegangan di Tengah Ketidakpastian Dunia