/
Kamis, 23 Juni 2022 | 18:07 WIB
Humas Pemkot Semarang

SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta warga Kampung Melayu sabar karena wilayahnya sedang ada proyek.

Walikota Semarang yang biasa disapa Hendi tersebut mengatakan kepada warga setempat bahwa Kampung Melayu juga menjanjikan bahwa proyek revitalisasi tersebut akan berlangsung hingga Agustus.

Oleh karena itu, Hendi meminta warga Kampung Melayu yang terdampak proyek legowo karena niat dari Pemkot Semarang adalah untuk mejadikan kawasan tersebut lebih baik.

"Pokoknya ini kan niatnya membenahi kampungnya panjenengan, jadi memang perlu saling tenggang rasa menghormati," tutur Walikota Semarang kepada warga yang ditemuinya, Kamis (23/6/2022).

"Insya Allah bulan Agustus nanti bisa selesai dan wilayah panjenengan tambah baik, ekonominya juga tambah bagus karena wisatawan akan datang ke sini," imbuhnya.

Walikota Semarng meminta pelaksana proyek untuk mempercepat pekerjaannya.

Jalan Layur ditutup sementara agar pekerjaan revitalisasi bisa lebih cepat diselesaikan.

"Coba dirembug, misalnya disediakan parkir mobil dan motor sementara, lalu ada yang menjaga, sehigga pekerjaannya bisa lebih cepat selesai," pinta Hendi.

Adapun pembangunan Kampung Melayu disebutkannya sebagai kelanjutan revitalisasi kawasan cagar budaya Kota Lama untuk semakin mengungkit kunjungan wisata ke Kota Semarang. 

"Kampung melayu ini merupakan salah satu pengembangan dari kawasan Kota Lama setelah Little Netherland kita masuk ke daerah Kampung Melayu ini," ujar Hendi.

Saat ini, pekerjaan di Kawasan Kampung Melayu diungkapkan Hendi telah mencapi progres sebesar 70 persen dan diperkirakan pada bulan Agustus nanti selesai, dan akan menjadi salah satu ikon wisata baru di Kota Semarang.

"Nantinya masyarakat domestik maupun wisatawan luar, bisa menyaksikan salah satu sejarah panjang Kota Semarang yang ada di wilayah Kampung Melayu," punkgas Hendi.

Load More