Ia merasakan manfaat mulai dari pendanaan hingga pendampingan usaha berupa kesempatan memasarkan produknya melalui pameran.
“Saya dikasih kesempatan untuk ikut pameran di Jakarta dan penjualannya dahsyat," katanya.
Rochman menuturkan, omset dia mencapai untung 50 juta rupiah sehari selama pameran berlangsung selama 5 hari.
"Seumur hidup usaha saya, itu untung terbesar yang pernah saya dapatkan” jelas Rochman.
Lebih lanjut Rochman kesiapan dirinya untuk membawa batik lasem lebih mendunia lagi melalui promosi yang dilakukan oleh BUMN.
Saat ini produknya sudah bisa didapatkan di berbagai Negara di dunia namun ia menargetkan untuk Negara Eropa lainnya.
Untuk diketahui PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultramikro, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha.
Program Mekaar PNM merupakan bantuan pinjaman usaha secara bertahap tanpa agunan dengan bunga rendah yang menyasar para ibu rumah tangga (IRT) guna membantu perekonomian keluarga.
Baca Juga: Polisi Jelaskan Alasan Kenapa Roy Suryo Tidak Ditahan
Berita Terkait
-
Di Forum KTT W20, Indonesia Serukan Recover Together and Recover Equally serta Pemberdayaan Ekonomi Perempuan
-
Wamendes Harap Perusahaan Pertambangan Optimalkan Program Pemberdayaan Masyarakat
-
Ramaikan Pasar Rakyat Bersama Kementerian BUMN, 50 UMKM Binaan Rumah BUMN Rembang Apresiasi Pendampingan PT Semen Gresik
-
Sepanjang Juni, Uang Beredar di Masyarakat Capai Rp7.888,6 Triliun
-
Moeldoko Sebut KKB Berkedok Perjuangan Masyarakat Papua untuk Bantai Warga Sipil
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota Tua Hampir 60 Persen Rampung
-
Apa yang Membuat 'Laut Bercerita' Menjadi Karya Sastra Paling Penting di Indonesia?
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo
-
Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos
-
Membaca Ulang Makna Self Love di Buku Astri Kartika
-
Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Pantau Intervensi Imunisasi Zero Dose di Lampung