SUARA SEMARANG - PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir atau JNE menyerahkan perkara beras bansos yang dikubur kepada pengacara Hotman Paris.
JNE gandeng pengacara kondang Hotman Paris dalam kasus kabar beras bansos yang dikubur.
Soal beras bansos yang dikubur, melalui pengacara Hotman Paris, JNE bakal menempuh jalur somasi jika ada pihak yang melakukan fitnah.
JNE mengklaim informasi yang beredar terkait beras bansos yang dikubur sudah mengarah ke tudingan fitnah.
Karenanya, melalaui pengacara Hotman Paris akan memberi hak jawab serta mengultimatum pihak-pihak yang melontarkan fitnah.
Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya mengunggah undangan konferensi pers kepada semua awak media, Rabu (3/8/2022).
Dalam unggahan Hotman Paris, terdapat dua poin yang disampaikan terkait JNE dan beras bansos.
Pertama, JNE melalui pengacara Hotman Paris akan memberikan hak jawab atas pemberitaan tuduhan penimbunan beras berupa Barang Paket Bantuan Sosial Presiden RI (beras banpres).
Yang ditimbun atau dikubur di kawasan kampung Serab Kelurahan Tirtajaya kecamatan Sukmajaya kota Depok Jawa Barat.
Baca Juga: Kode Redeem ML Terbaru Bulan Agustus 2022, Klaim Skin dan Diamond Mobile Legends Sekarang
Kedua, JNE melalui pengacara Hotman Paris akan melakukan somasi terbuka kepada pihak-pihak yang melakukan fitnah.
Undangan konferensi pers akan digelar pada Kamis (4/8/2022) di Jet Ski Kafe Jalan Pantai Mutiara No.57 Penjaring Jakarta Utara.
Sebelum, viral beredar video penemuan adanya dugaan beras bansos Presiden yang dikubur.
Melansir SuaraBogor.id, video viral tersebut diunggah akun instagram @AndreLi_48.
"Bansos Presiden yang harusnya di bagikan ke rakyat yang membutuhkan ditemukan terpendam, ditemukan Ahli Waris Muhamad Rudi Samin di Lahan Serap Depok," tulisnya.
Menurut unggahan tersebut, bansos itu diketahui oleh ahli waris Muhamad Rudi Samin di lahannya di Depok.
"Setelah tiga hari dilakukan penggalian akhirnya ditemukan sembako berupa beras bantuan presiden, beras bantuan yang semestinya disalurkan ke masyarakat," ucap pada video tersebut.
"Beras ini mestinya disalurkan ke masyarakat pada tahun 2020, namun oknum yang tidak bertanggungjawab atau ditanam," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pengemudi Truk Indonesia Siap Berkompetisi di Jepang Usai Juara UD Trucks Extra Mile Challenge 2026
-
Temuan Senjata Api hingga Narkoba di Sekolah Bukti Tata Kelola Pendidikan Bermasalah
-
Timnas Indonesia Dikalahkan Singapura? John Herdman Punya Alasan Ini ke Suporter
-
Seksi dan Dinamis! Kiss of Life Unjuk Sisi Tangguh Perempuan di Lagu Sweat
-
Temui Wamensos, Empat Bupati Siap Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit
-
Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN
-
AI Mengubah Dunia Kerja, Karyawan Tak Cukup Lagi Hanya Andalkan Pengalaman
-
Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Berminyak sesuai Review