/
Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:45 WIB
Translator JBI saat Farel Prayoga bernyanyidi Istana Negara jadi sorotan. (Instagram/ngakaksehat)

SUARA SEMARANG - Apa itu JBI yang saat ini ikut viral saat terjemahkan dengan bahasa isyarat pada lagu Ojo Dibandingke yang bikin ambyar Istana Negara.

Di ketahui JBI adalah salah satu profesi yang saat ini kerap tampil ada di insert tayangan televisi.

JBI terletak pada posisi bagian bawah kiri layar televisi, akan tampak ada insert kecil berupa ornag sebagai penerjemah bahasa isyarat.

Profesi JBI kini ikut viral, saat dengan heboh dan bikin netizen bangga sekaligus terhibur, saat ikut menerjemahkan lagu Ojo Dibandingke dengan bahasa isyarat.

JBI yang viral yakni seorang wanita berhijab dengan lugas menyampaikan apa yang dinyanyikan dalam lirik lagu Ojo Dibandingke oleh Farel Prayoga dihadapan presiden Jokowi dan peserta upacara HUT RI ke 77 di Istana Negara.

Wanita tersebut bernama Winda Utami, seorang JBI, ia dengan senyum ceria, sambil berjoget ria, menerjemahkan lagu “Ojo Dibandingke” dalam bahasa isyarat.

Aksi Winda pun membuat netizen beri pujian dan sekaligus bangga melihat cara ia menyampaikan komunikasi bahasa isyarat.

Winda Utami adalah perempuan kelahiran 13 Maret 1989 di Jakarta. Ia adalah alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Psikologi angkatan 2007.

Winda sendiri mengaku bahwa dirinya tergabung lembaga bahasa isyarat resmi, yaitu Indonesia Sign Language Interpreter (INASLI).

Baca Juga: Diduga Punya Rekening Gendut, Pengacara Brigadir J Minta PPATK Periksa Aliran Dana Seluruh Ajudan Ferdy Sambo

Lantas apa itu JBI, seberapa pentingkah adanya JBI dalam layar kaca televisi.

Mengutip quippercampus, JBI adalah profesi Juru Bahasa Isyarat, keberasaanya saat ini sering tampil di televisi, khususnya pada program berita.

JBI merupakan profesi dengan ketrampilan khusus, memiliki tanggung jawab menginterpretasikan percakapan dan informasi dari audio kedalam bahasa isyarat khususnya bagi difabel Tuli.

Seiring dengan makin banyaknya acara yang melibatkan handai Tuli, membuat profesi juru bahasa isyarat juga semakin banyak dicari.

Ada lembaga yang bisa untuk mempelajari bahasa isyarat profesi JBI, yakni bisa bergabung dengan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo).

Para JBI di Indonesia biasanya tergabung dengan Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat Indonesia. Organisasi ini akan menjembatani Tuli dengan JBI yang akan membantunya.

Secara umum, ada dua jenis bahasa isyarat yang digunakan di Indonesia yaitu SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia) dan BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia).

Meski sama-sama menggunakan BISINDO beberapa daerah memiliki perbedaan, terutama menyangkut bahasa lokal.

Profesi JBI atau juru bahasa isyarat, saat ini sangat menjanjikan, apalagi jika ditambah kemampuan bahasa asing tertentu.

Misalnya Rusia, Mandarin, atau Swahili tarifnya bisa mencapai Rp8 juta-Rp10 juta sehari artinya delapan jam kerja.

Sedangkan untuk bahasa Inggris antara Rp2,5 juta-Rp6 juta sehari.

Peran dan tanggung jawab profesi JBI:

- Berkomunikasi kepada handai Tuli dalam memberikan informasi-informasi penting.

- Ikut beraktivitas dan memperkenalkan Bahasa Isyarat di masyarakat.

- Menciptakan kesetaraan hak bagi kaum difabel untuk bisa terlibat dalam kegiatan publik.

- Berperan aktif dalam kegiatan yang melibatkan kaum difabel.

Load More