SUARA SEMARANG - Sebuah pernyataan dilontarkan oleh pria berinisial D yang viral di media sosial YouTube menyebut ada lokasi tempat judi besar di Kota Semarang.
Ia menyatakan jika lokasi tempat judi besar itu malah dekat dengan Akademi Kepolisian (Akpol) Kota Semarang.
Lokasi judi dekat Akpol tersebut dikatakan D memiliki banyak mesin kasino yang jumlahnya ratusan.
Namun, meski kepolisian setempat mencium adanya praktik judi, lokasi tempat itu tidak bisa 'disentuh' oleh aparat. D menyebut, jika tempat judi besar itu 'kawasan' milik Ferdy Sambo.
D mengungkapkan praktik judi besar di dekat Akpol Semarang yang disebutnya milik Ferdy Sambo, pada akun YouTube Quotient TV, di upload pada tanggal 26 Agustus 2022.
Dalam akun YouTube tersebut, D mengaku pernah mengalami langsung berhubungan dengan oknum aparat kepolisian di kasus perjudian.
Salah satunya ia tahu ada lokasi judi besar di Semarang dekat dengan Akpol dan Polsek setempat.
Jarak lokasi tempat judi besar itu 1200 meter dari Akpol dan Polsek, dia menyebutkan ada daerah Candi.
Ia juga menerangkan, ada oknum orang dari Ferdi Sambo yang diduga menjadi beking lokasi tempat judi itu.
Baca Juga: Komentar Carlos Fortes saat di Benfica Portugal, Ini Arahan CEO PSIS Semarang
Dirinya menyebut jika lokasi tersebut pernah didatangi oleh seorang anggota kepolisian.
Namun pemilik lokasi judi diarahkan untuk menghubungi oknum seorang perwira polisi yang diduga J.
“Jadi J bilang, Pak itu kawasan Ferdy Sambo, dibilang Kawasan, gila gak? Kawasan artinya wilayah dia. Akhirnya polisi itu pulang,” kata D dalam Youtube Quotient TV.
Sementara itu, D juga menyebutkan 'kawasan' Ferdy Sambo lainnya di Kota Semarang yaitu ada di Komplek Hasanuddin. Tepatnya ada di Kafe Lipstik.
“Ada ratusan mesin kasino, dan itu J juga yang beking. Yang ada di Kafe Lipstik, daerah Hasanuddin Kota Semarang dengan di Candi. Di Candi itu cuma 1.200 meter dari gedung Akpol Semarang. Lokasi perjudian besar,” katanya.
Di sebutkan olehnya, terdapat berbagai macam judi dan mesin judi serta tetap bisa ‘aman’ untuk beroperasi.
Tag
Berita Terkait
-
Lama Tak Dimainkan di PSIS Semarang Carlos Fortes Terbang ke Benfica Portugal
-
Dikatai Dirtipidum Polri 'Pokoknya' Alasan Dilarang Masuk Area Rekonstruksi, Kamaruddin Simanjuntak Lapor ke Presiden, DPR RI, Menko Polhukam
-
Alasan Polisi Larang Pengacara Brigadir J Ikut Menyaksikan Rekonstruksi
-
Apa Alasan Pengacara Brigadir J Dilarang Masuk Area Rekonstruksi, Johnson Panjaitan Jawab Ini
-
Tangan Terikat, Ini Wajah Ferdy Sambo Saat Pakai Baju Tahanan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%
-
Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia
-
Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun
-
Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja