SUARA SEMARANG - Keinginan Jordi Amat membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia tinggal menunggu waktu, ketika proses naturalisasi atau pindah kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) terus berjalan.
Jordi Amat mengaku punya mimpi di Asia, dan janji yang dia tawarkan kepada dirinya dan Timnas Indonesia, meski tak lagi bermain di Eropa, melainkan Liga Malaysia.
Jordi Amat memutuskan untuk berkarir di Asia dan meninggalkan Eropa, dan dia punya janji permainannya akan sama di benua biru, tampil bersama Timnas Indonesia tinggal menunggu waktu.
Pemain yang punya darah Indonesia, Jordi Amat segera menjadi WNI menyusul proses naturalisasinya yang bakal rampung dalam waktu dekat.
Melansir Suara, Jordi Amat menegaskan masih punya kualitas kendati saat ini tak lagi berkarir di Benua Biru.
Seperti diketahui Jordi Amat saat ini berkarir di Liga Malaysia, dengan meninggalkan klub Belgia KAS Eupen.
Jordi Amat, bek 30 tahun itu bergabung dengan klub Malaysia yakni Johor Darul Ta'zim pada Juli 2022 lalu.
Saat itu, keputusan Jordi Amat untuk meninggalkan Eropa dan berkarir di Malaysia sempat membuat para pecinta sepak bola Tanah Air protes.
Memang, pelatih Shin Tae-yong sempat menyebut hanya ingin menaturalisasi pemain keturunan yang berkarir di Eropa.
Namun Jordi Amat punya alasan bergabung dengan klub Malaysia, di mana tim tersebut bersaing di AFC.
Sehingga itu masih sangat layak untuk menjaga performanya, sekaligus dekat dengan Indonesia.
Jordi Amat saat ini menegaskan, bila masih punya kualitas dan siap secara fisik dan mental memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia.
“Mimpi saya sekarang adalah berkarier di Asia. Saya masih sangat muda, saya merasa baik secara fisik dan mental dan saya sangat menginginkan tantangan ini,” kata Jordi Amat dilansir dari AS, Jumat (23/9/2022).
Selain proses naturalisasi Jordi Amat, ada nama Sandy Walsh telah memasuki tahap akhir usai disetujui DPR RI dalam Rapat Paripurna pada Selasa (20/9/2022) lalu.
Kedua pemain tengah menunggu surat keputusan Presiden untuk kemudian menjalani pengambilan sumpah sebagai WNI di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Berita Terkait
-
Jadwal Bola Malam Ini, UEFA Nations League: Italia vs Inggris, Jerman vs Hungaria
-
Timnas Futsal Indonesia 9 Kali Terhenti di Fase Grup AFC Futsal Asian Cup, Netizen: Tahun Ini Sejarah Baru
-
Bank Indonesia Kerek Suku Bunga, Daya Beli Masyarakat Bakal Melempem
-
Para Pemain Timnas Curacao Kesengsem dengan Tingkah Suporter Indonesia, Mendadak Selebritis Setibanya di Bandara jelang FIFA Matchday
-
Waduh! Timnas Futsal Indonesia Belum Pernah Lolos Fase Grup AFC Futsal Asian Cup
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'