SUARA SEMARANG – Pernikahan merupakan sebuah momen sakral. Momen sekali seumur hidup yang tentunya ingin diabadikan dalam kenangan berupa dokumentasi, baik potret maupun video.
Namun bagaimana bila dokumentasi tersebut justru dihilangkan oleh vendor penyedia jasa tersebut. Hal ini yang dialami oleh pasangan Rezki Achyana dan Dwitamari Juwita.
Kejadian tersebut viral setelah Rezki Achyana mengunggahnya ke media sosial Instagram dan Tiktok pada Sabtu (24/9/2022).
Dalam unggahan tersebut, Rezki menjelaskan, akad pernikahannya berlangsung pada 5 Agustus lalu. Hanya orang-orang terdekat, 100 orang tamu yang datang dari Batam, Lampung, Palembang, Jakarta dan kota-kota lain, yang tentu saja biayanya tidak murah.
Foto-foto akad bersama dengan para tamu-tamu pilihan tersebutlah yang dihilangkan oleh Padang Photography, selaku penyedia jasa dokumentasi. Alasannya, hard disk kamera rusak.
“Padang Photography menghilangkan semua foto-foto kami bersama tamu yang datang,”katanya.
Selama hampir dua bulan, pasangan tersebut sama sekali tidak mengunggah permasalah tersebut ke media sosial. Akan tetapi, pihak vendor selalu berkelit, bertele-tele, bahkan susah untuk dihubungi.
Rezki akhirnya mengunggah permasalahan tersebut beserta bukti-bukti tangkap layar percakapan Whatsaap dan direct message Instagram. Di situ tampak bila selama beberapa minggu, pesan-pesan yang mereka kirim sama sekali tidak dibalas.
Setelah berhasil dihubungi, alih-alih meminta maaf, pihak vendor justru meminta Rezky untuk memaklumi.
Baca Juga: Kalau Pacaran Bisa Bahagia, Lantas Kenapa Harus Taaruf ? Ini Alasannya
“Ngertilah kondisi kami, ini musibah, bukan salah kami,”kata mereka ditirukan oleh Rezky.
Rezk menawarkan untuk mengganti kerugian sebanyak 5 x pembayaran paket yang ia ambil. Menurut Rezki itu sebetulnya tidak sebanding dengan hilangnya kenangan momen sekali seumur hidupnya.
Tapi, kata Rezki, pihak vendor selalu mengatakan kalau hal tersebut bukan salah mereka, dan mereka hanya bersedia mengganti foto beserta frame ukuran 20R, yang mana sebetulnya itu sudah termasuk dalam paket.
Selain menghilangkan foto, Rezki juga membeberkan ketidakprofesionalan lain dari vendor tersebut. Diantaranya datang terlambat dari jam yang sudah disepakati.
Warganet pun ikut kesal dengan ulah dan sikap vendor yang dianggap berlepas tangan dari tanggung jawab.
"5x lipat juga ga akan pernah bisa bayarin kegondokan kita. ini momen nikah. gila parah ini,"komentar warganet.
"nyeseg banget loh, nikahan ga ada dokumentasinya,"ujar warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus