"Ada batu melingkar pada prasasti, itu lokasi dua kuburannya," katanya.
Ia juga menceritakan bahwa korban yang dikubur disitu tak hanya para simpatisan PKI namun ada warga yang ikut dituding simpatisan dan akhirnya ikut jadi korban pembantaian di hutan tersebut.
Salah satu namanya adalah Moetiah, wanita asal Kendal. Menurut cerita turun temurun, Moetiah adalah menjadi korban PKI karena motif asmara.
"Dia disukai seseorang, lalu menolak pria yang ingin menikahinya, kemudian dituduh ikut PKI sampai akhirnya menjadi korban," katanya.
Sisi lain cerita kuburan massal ini adalah misteri horor yang sering muncul penampakan wanita tubuh berlubang dengan tertawa cekikikan.
Apalagi dengan lokasi ada di tengah hutan serta masih rimbunnya semak-semak, membuat area tersebut sepi dan dikenal cukup angker.
Cerita ini pun jadi mitos jika sosok wanita dengan tubuh berlubang bekas tembakan kerap muncul yang diduga Moetiah.
Penampakan wanita berlubang itu juga kadang diselingi suara tangisan dan teriakan minta tolong didalam hutan, membuat kuburan ini seakan disakralkan.
Warga lainnya, Khamin (85) mengakui jika sosok wanita dengan badan berlubang bekas luka tembak itu muncul diselingi dengan keisengan. Seperti lemparan batu, teriakan, dan penampakan.
Baca Juga: Sosok Manajer Buka Suara soal Isu Perselingkuhan Rizky Billar-Devina Kirana, Lesti Kejora Korbannya
"Terutama saat bersikap tidak sopan di area hutan ini. Biasanya muncul sosok itu," katanya.
Ia bercerita, ketika pembangunan tol Semarang-Batang, sebuah alat berat tiba-tiba rusak karena operatornya mengumpat dan berkata tidak sopan. Karena mencium bau busuk ketika membuka lahan untuk pembangunan tol. Akhirnya alat berat itu pun diderek keluar hutan dan diganti yang baru.
"Kalau lihat sendiri pernah penampakan wanita didekat kuburan. Ya tapi tidak menganggu, tapi kalau yang resek datang pasti diganggu mulai sosok seram sampai teriakan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita 137 Tahanan PKI Mempawah yang Diselimuti Wajah Ketakutan
-
KSP INDOSURYA jadi Kasus Penipuan Terbesar di Indonesia, Kerugian hingga Rp 106 Trilyun !
-
Hore, Semarang dan Demak Bakal Tersambung Jalan Tol, Progresnya Capai 92,73 Persen
-
Apa Saja yang Termasuk Tindakan KDRT? Kenali Hak Korban KDRT seperti Lesti Kejora
-
Hutan Plumbon Semarang dan Kisah Saksi Bisu Kuburan Massal Korban G30S/PKI
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Aksi Pinkan Mambo Nyanyi dan Joget di Pinggir Jalan Tuai Kritik: Bikin Macet!
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut