SUARA SEMARANG - Menkopolhukam Mahfud MD menyesalkan terjadinya jatuh korban jiwa dalam kerusuhan Kanjuruhan Malang Sabtu (1/10/2022) yang menelan 125 orang meninggal dunia.
Mahfud MD menyebut pemerintah langsung turun tangan untuk menangani tragedi tersebut sebaik mungkin. Koordinasi telah dilkukan terutama dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait investigsi.
Investigsi diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, agar Kapolri dan PSSI bisa segera melakukan evaluasi menyeluruh pada persepakbolaan Tanah Air.
"Saya sdh dpt informasi dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit. Saya juga sdh berkordinasi dgn Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta. Pemerintah menyesalkan atas kerusuhan di Kanjuruhan. Pemerintah akan menangani tragedi ini dgn baik," kata Mahfud MD dalam caption Instagram pribadinya Minggu (2/10/2022).
Mahfud juga menjamin biaya perawatan rumah sakit telah ditanggung oleh pemerintah. Sementara, kepada para keluarga korban agar bersabar dan untuk berkoordinasi dengan aparat dan petugas di lapangan untuk identifikasi.
"Pemda Kabupaten Malang akan menanggung biaya rumah sakit bagi para korban," lanjutnya.
Selain itu, Mahfud MD juga telah mengumpulkan beberapa informasi dan antisipasi untuk mencegah terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.
Ia menyebut jika sebenarnya, sejak sebelum pertandingan pihak aparat sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan.
Seperti pertandingan agar dilaksanakan sore (bukan malam). Kemudian, jumlah penonton agar disesuaikan dgn kapasitas stadion yakni 38.000 orang.
Baca Juga: Belasungkawa Shin Tae-yong dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan
"Tapi usul2 itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan ticket yang dicetak jumlahnya 42.000," jelasnya.
Mahfud MD menegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar supporter Persebaya dgn Arema. Sebab pada pertandingan itu supporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Supporter di lapangan hanya dari pihak Arema.
Oleh sebab itu, para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar supporter.
Dari postingan Mahfud MD mendapat beragam respon publik. Warganet menilai Mahfud MD untuk tidak hanya menilai dari sisi panitia pelaksana (Panpel).
Sebab dalam tragedi kerusuhan di dalam Stadion Kanjuruhan juga melibatkan banyak pihak yang akhirnya suasana chaos dan menimbulkan ratusan korban jiwa.
Beberapa pihak yang dimaksud diantaranya panpel, broadcast, aparat keamanan, hingga PSSI dan Kemenpora.
Tag
Berita Terkait
-
Pedihnya Gas Air Mata Kanjuruhan Bikin Karier Kapolda Jatim di Ujung Tanduk
-
Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Komisi X DPR Minta Seluruh Kompetisi Sepakbola Dihentikan
-
Ombudsman Temukan Adanya Maladministrasi pada Laga Arema VS Persebaya di Kanjuruhan
-
Curhat Istri Muhammad Rafli Soal Tragedi Kanjuruhan: Pemain Arema Terus Menangis karena Perasaan Bersalah
-
Belasan Polisi Operator Pemegang Senjata Pelontar Diperiksa Itsus dan Propam Terkait Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Cara Beli Paket Piala Dunia 2026 di FolaPlay, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
Jepang Tak Lagi Pendek: Evolusi Fisik Samurai Biru Terbukti di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
Fokus Piala Dunia 2026, Ferran Torres Beri Jawaban Ketus soal Rumor Gabung PSG
-
Terpopuler: Pahala Mengajak Orang Masuk Islam, Jumat Kliwon Masuk Weton Tulang Wangi?
-
Tinggalkan Tijuana, Timnas Iran Dilepas Ribuan Suporter Meksiko: Kalian Tak Sendirian
-
Gagal Menang Lawan Jepang, Belanda Tetap Catat Rekor Apik di Piala Dunia
-
Sami Khedira Dikabarkan Jadi Kandidat Asisten Jose Mourinho di Real Madrid
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid