SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong angkat bicara soal tragedi di Stadion Kanjuruhan pada (1/10/2022) lalu.
Shin Tae-yong menuliskan ungkapan belasungkawa terhadap korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan lewat akun instagramnya, @shintaeyong7777 pada Senin (3/10/2022).
Tidak ada caption dalam unggahan Shin Tae-yong, hanya terdapat ungkapan belasungkawa dalam bahasa Inggris.
"Turut berdukacita untuk seluruh korban Tragedi Kanjuruhan," sebagaimana tertulis dalam unggahan Shin Tae-yong.
Di akhir tulisannya terdapat tanda pagar atau hashtag bertuliskan #PrayForKanjuruhan.
Unggahan pelatih asal Korea Selatan tersebut mendapatkan respons dari warganet.
Mereka meminta maaf kepada Shin Tae-yong soal apa yang terjadi di kompetisi sepak bola domestik.
Selama ini, Shin Tae-yong dipercaya netizen dapat mengangkat Timnas Indonesia di kancah dunia.
Terakhir, Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia bisa mengalahkan Curacao yang mana ranking FIFAnya sangat jauh di atas Indonesia.
"Keep strong coach, semoga tetap kuat menghadapi iklim sepakbola di indonesia," tulis seorang netizen.
"kasian STY yg udah berusaha mengubah menjadi lebih baik. Eh malah berasa di timpa batu dari langit," timpal netizen lainnya.
Tragedi Stadion Kanjuruhan menjadi perhatian besar sepak bola dunia.
Ratusan korban jiwa melayang usai pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Dalam pertandingan tersebut, Arema FC sebagai tuan rumah kalah atas musuh bebuyutannya, Surabaya dengan skor 3-2.
Penonton yang tak puas kemudian merangsek masuk ke stadion dan diikuti ribuan penonton lainnya.
Hingga terjadi kericuhan antara penonton dan petugas keamanan yang berada di Stadion Kanjuruhan yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru