SUARA SEMARANG -- Beberapa hari lalu, masyarakat digegerkan dengan penemuan mayat terbungkus plastik hitam di kolong tol Becakayu, Kota Bekasi.
Belakangan diketahui jasad tersebut berinisial AYR, dan merupakan korban pembunuhan oleh seorang pria berinisial R.
Baru-baru ini, viral sebuah rekaman CCTV di media sosial yang dikaitkan dengan pembunuhan tersebut. Diduga, sosok berkepala gundul yang terekam dalam CCTV merupakan pelaku pembunuhan.
Dari rekaman CCTV tersebut, gestur pelaku membuat warganet merinding. Tampak dalam rekaman, pelaku R masuk sebuah lift apartemen yang berada di Jakarta Timur.
Pelaku masuk ke dalam lift dengan mendorong sebuah troli, yang diduga berisikan mayat AYR.
Terlihat dalam rekaman tersebut, troli berisikan sebuah tas besar berwarna biru di bagian atas. Nampak juga kardus, dengan plastik hitam di bagian bawahnya, serta bantal dan guling yang tertindih di bawah tas besar berwarna biru tersebut.
Saat memasuki lift, R yang mengenakan kaos berwarna abu-abu dan bercelana pendek, terlihat melemparkan senyuman kepada seseorang yang berada dalam lift tersebut.
Pelaku dinilai tidak menunjukkan kepanikan maupun kecemasan. Bahkan, saat lift tertutup, R juga dengan santai mengajak ngobrol dua orang di lift.
Dikutip dari Suara.com, seperti diketahui sebelumnya, jasad ditemukan di Jalan Inspeksi Kalimalang, Jatibening, Kota Bekasi, pada hari Senin (17/10/2022) sekitar pukul 21.30 WIB dengan kondisi terbungkus plastik berwarna hitam.
Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku dengan inisial R di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada hari Selasa (18/10/2022).
Pembunuhan tersebut terungkap setelah seorang laki-laki berinisial R ditangkap saat hendak menjual laptop milik korban.
Dari keterangan yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, R merupakan satu-satunya pelaku dalam pembunuhan tersebut dan melakukan aksinya di sebuah Apartemen, Jakarta Timur.
Dugaan sementara, motif pelaku menghabisi nyawa korban adalah sakit hati. R merupakan rekan kerja dari korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Parfum Scarlett Paling Wangi Varian Apa? Ini 4 Aroma Favorit yang Jadi Best Seller
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
BRI Beri Reward Emas untuk BRILink Agen yang Sukses Akuisisi Pengguna Baru BRImo
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Percepat Inklusi Keuangan Digital, BRI Gandeng BRILink Agen Lewat Program Reward Emas
-
BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?