SUARA SEMARANG - Proses pelantikan nama Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita sebagai Walikota Semarang tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Mendagri.
Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita untuk sementara masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas atau Plt Walikota Semarang. Ia menggantikan posisi Hendrar Prihadi yang ditarik sebagai Kepala LKPP oleh Presiden Jokowi.
Usulan pelantikan Walikota Semarang Mbak Ita akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk diteruskan kepada Mendagri.
"Usulan pengangkatan Walikota Semarang akan dikirim ke Gubernur Jateng, setelah itu diserahkan ke Mendagri," kata Mbak Ita, usai rapat paripurna DPRD Kota Semarang di Legency Convention Hall Semarang, Kamis (20/10/2022).
Mbak Ita menyampaikan, keputusan rapat Paripurna bersama DPRD Kota Semarang, telah dirumuskan usulan pemberhentian Walikota Semarang sebelumnya yaitu Hendrar Prihadi.
Untuk kemudian usulan pengangkatan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, menjadi Walikota Semarang masa jabatan 2021-2026.
"Ini proses, jadi kita ikuti saja aturannya hingga keluar SK Mendagri," katanya.
Untuk selanjutnya, Mbak Ita menyatakan bahwa program kerja selama masa jabatan hingga 2026 tetap berjalan sesuai dengan apa yang telah disepakati dengan mantan Walikota Hendrar Prihadi.
Apa yang telah dilakukan Hendi, saapan Hendrar Prihadi, akan dilanjutkan oleh Mbak Ita.
Baca Juga: Tiga Zat Berbahaya Ditemukan dalam Obat Sirup yang Dikonsumsi Pasien Gagal Ginjal Akut
"Hendi Ita adalah institusi bukan pribadi, kami bekerja untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.
Karenanya, dukungan legislatif yakni para anggota DPRD Kota Semarang tetap diperlukan untuk menyukseskan program-program kerja yang ditetapkan.
"Kami juga minta dukungan dari DPRD dan masyarakat agar program tetap bisa berjalan," katanya.
Kemudian, untuk program di tahun 2023 kedepan. Beberapa sektor akan diperkuat terutama dalam menghadapi krisis dunia yakni energi dan pangan.
"Misalnya terjadi resesi ekonomi, program akan kami sesuaikan dengan tujuan menjaga kestabilan ekonomi untuk masyarakat di kota Semarang, supaya masyarakat tetap bertahan meski terjadi resesi," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Baru Kerja 43 Hari, Mendagri Inggris Suella Braverman Terpaksa Mundur dari Jabatan Gara-gara Salah Kirim Email
-
Viral, Diduga Anggota DPRD Blora Mendapat Fee Rp1 Juta per Jamnya Ketika Menjadi Narasumber
-
Thoriqoh Nashrullah Fitriyah Sambut Positif Peluang Kerja Sama Investasi di Sektor Ketahanan Pangan di Jabar
-
Banyak Kursi Jabatan Kosong di Pemkab Bogor, Ketua Dewan: Berikan Kesempatan Yang Sama Kepada ASN Memang Layak
-
Aremania Demo di Depan Gedung DPRD Kota Malang, Ada Spanduk Revolusi PSSI
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah
-
Tayang 2027, Oh Jung Se Berpeluang Bintangi Drakor Sunning Baseball Club
-
Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah
-
Daftar HP Android yang Segera Bisa Kirim File ke iPhone via AirDrop, Samsung hingga OnePlus Kebagian
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas