/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:11 WIB
Konser musik Berdendang Bergoyang (Instagram/@berdendangbergoyang)

SUARA SEMARANG -- Konser musik Berdendang Bergoyang yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, akhirnya terpaksa dibubarkan oleh petugas kepolisian pada Sabtu (29/10/2022). Festival musik yang digelar 3 hari itu dihentikan paksa karena kapasitas yang berlebih.

Dikutip dari Suara.com, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan konser musik Berdendang Bergoyang tersebut membahayakan penonton karena telah overcapacity.

"Panitia tidak memperhitungkan berapa kapasitas yang tertampung di dalam. Banyak penonton yang saat itu jatuh pingsan akibat terlalu berdesakan,"katanya, saat dikonfirmasi, Minggu (30/10/2022).

Ia membeberkan, penonton yang datang jauh melebihi kapasitas. Dari yang hanya bisa diisi oleh 10 ribu massa, namun fakta di lapangan ada sekitar 20 ribu massa.

“Izinnya hanya maksimal sampai 10 ribu, maksimal ya, tapi fakta yang terjadi semalam itu sekitar 20 ribuan, yang tercatat,” katanya.

Sehingga, pihaknya mengambil langkah penghentian. Tujuannya sebagai antisipasi jatuhnya korban jiwa.

“Puluhan (penonton pingsan), banyak sekali itu, karena tidak ada akses jalan keluarnya pun tertutup semua,” tandasnya.

Hal tersebut senada dengan komentar-komentar kekecewaan dari para penonton. Mereka menyatakan ketidaknyamanan acara dan ketidakprofesionalan panitia.

"Panitia standby dong di setiap stage, masa ada yang pingsan tapi gak ada yang datang,"ujar warganet dikutip dari postingan di akun BerdendangBergoyang.

Baca Juga: Apakah Angciu Halal ? Sering Digunakan di Nasi Goreng, Seafood dan Tumis-Tumisan

"Full capacity. Day 1 mau nonton tulus sepadat itu. Move ke berdendang stage, udah ngantri lama, masih full dan akhirnya ga bisa masuk,"komentar warganet lainnya.

Load More