SUARA SEMARANG - Pasutri di Bandung Barat yang menyiksa Asisten Rumah Tangga (ART) akhirnya ditangkap pada Senin (31/10/2022) dan digelandang ke Mapolres Cimahi.
Pasutri tersebut diduga telah melakukan penyiksaan kepada ART sejak 3 bulan lalu.
Wakapolres Cimahi Kompol Niko Adiputra korban telah lima bulan bekerja sebagai ART di kediaman Pasutri yang kini menjadi tersangka.
Niko menduga R telah mengalami sejumlah penganiayaan sejak tiga bulan lalu.
"Ini masih didalami penyebab dan bagaimana terjadinya. Kita masih penyelidikan ini nanti disampaikan waktu per waktu," kata Niko dikutip dari suara.com.
Sebelumnya, viral video di media sosial memperlihatkan pasutri yang marah-marah pada warga dan aparat karena membongkar paksa rumahnya tanpa izin.
Pembongkaran paksa rumah pasutri tersebut bertujuan untuk menjawab kecurigaan warga soal adanya ART yang disekap dan disiksa oleh Pasutri.
Benar saja, ART berinisial R saat dievakuasi mengalami luka lebam dan lemas.
Niko menegaskan, pasutri tersebut melakukan penganiayaan terhadap ART di rumahnya, di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat.
Baca Juga: Alleia Anata Irham, Putri Ariel Noah Restui Hubungan Sang Ayah dengan BCL
"Kemudian melakukan perbuatan atau tindak pidana yang masuk kaidah merampas kemerdekaan atau biasa disebut penyekapan dan juga disertai adanya perbuatan secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau pengeroyokan dan juga penganiayaan," ungkap Niko.
Masih dari penelusuran suara.com, pasutri yang ditangkap tersebut adalah pengantin yang baru menikah pada 2021.
Dirunut dari laman LinkedIn, pasutri tersebut merupakan lulusan sarjana teknik dari kampus negeri ternama di Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
Misi Mustahil: Saat Negara Kecil Berpenduduk 500 Ribu Jiwa Siap Guncang Argentina di Piala Dunia
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Koneksi dan Loyalitas Jadi Jalan Pintas, Apa Kabar Meritokrasi?
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Pria Jepang Jadi 'Pahlawan' di Stadion, Tapi 'Beban' di Rumah Tangga
-
Bayar Pajak Kendaraan di Bekasi Bisa Dicicil, Begini Caranya
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global