/
Selasa, 08 November 2022 | 08:35 WIB
Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir ambulans pembawa jenazah Brigadir J (Suara.com/M. Yasir)

"Iya Yang Mulia. Pas saya mau ke depan, ‘sudah mas di sini aja’. Terus saya bilang ‘pak izin saya haus’. Sembari menunggu saya dibelikan air dan sate," jawab Syahrul.

"Kenapa saudara disuruh nunggu sampai subuh?" tanya hakim lagi.

"Enggak tahu," jawab Syahrul.

Kesaksian Syahrul di PN Jakarta Selatan kemarin membuat heboh media sosial.

Kebanyakan netizen di Twitter memuji ketenangan Syahrul dalam menceritakan apa yang dia lihat dari awal hingga akhir.

Beberapa netizen menilai keterangan sang sopir Ambulans tersebut dalam kasus pembunuhan Brigadir J sangat runtut, mudah dipahami dan masuk akal.

Load More