SUARA SEMARANG - PSIS Semarang mendapatkan surat dari klub asal Georgia, Locomotive Tbisili untuk melakukan laga uji coba.
Jika PSIS Semarang bersedia, pertandingan melawan Locomotive Tbisili bakal digelar di Georgia.
Pihak PSIS Semarang mengatakan sedanga mempertimbangkan undangan untuk melakoni laga uji coba ini.
Selain itu, manajemen akan berkoordinasi dengan tim pelatih PSIS Semarang soal undangan Locomotive Tbisili sembari menunggu jadwal resmi kapan BRI Liga 1 akan dilanjutkan.
"Kami baru saja terima surat undangan dari Locomotive Tbisili untuk melakukan latih tanding di Georgia. Menanggapi ini, kami akan diskusikan dulu dengan tim pelatih," ujar CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pada Kamis (17/11/2022).
"Kami juga menunggu jadwal resmi kompetisi Liga 1 dulu kapan akan dilanjutkan. Kalau memungkinkan, kami akan balas surat mereka karena kami yang harus bertandang ke Georgia," imbuhnya.
Menurut Yoyok Sukawi, pertandingan ini bisa menjadi nilai positif bagi PSIS Semarang untuk dapat beruji coba dengan klub asal Georgia ini.
Diketahui, Locomotive Tbisili akan tampil dalam Piala Georgia sehingga pertadingan ini bisa digunakan untuk menguji kemampuan masing-masing.
"Kalau jadi kan ini bagus, mereka musim depan berpeluang tampil di UEFA Conference League yang selama ini kita kenal jadi kompetisi klub antar Benua Eropa. Musim ini saja di UEFA Conference League ada klub seperti Fiorentina, Villarreal, West Ham dan klub-klub tenar Eropa lainnya," kata Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Babak Grand Final The Indonesian Next Big Star Tayang Malam Ini
Sebelumnya PSIS Semarang telah melakoni laga uji coba dengan klub Liga 2, Persijap Jepara pada 28 November 2022.
Dalam pertandingan tersebut, PSIS Semarang berhasil menang tipis atas Laskar Kalinyamat dengan skor 1-0 yang dicetak oleh Hari Nur Yulianto di babak pertama.
Berita Terkait
-
Hajar Tanjong Pagar FC Lima Gol, Persis Solo Semakin Percaya Diri Hadapi Lanjutan Liga 1
-
Klub Georgia Undang Arema FC Tanding Laga Persahabatan, Tim Masih Menimbang
-
Tanggapi Hasil RUPS PT LIB, Bos PSIS Semarang: BRI Liga 1 Harus Selesai April 2023
-
PSIS Semarang: Tugas Terdekat LIB Lanjutkan Kompetisi Liga 1
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat